DaerahKutai Kartanegara

Kukar Festival Budaya Nusantara Resmi di Buka Meriah

201
×

Kukar Festival Budaya Nusantara Resmi di Buka Meriah

Sebarkan artikel ini
Teks: Kukar Festival Budaya Nusantara pada Minggu (9/7/2023) malam resmi di buka dengan meriah.(Dok)

MEDIAKATA.COM, KUKAR – Ribuan masyarakat tumpah ruah menyaksikan pembukaan Kukar Festival Budaya Nusantara pada Minggu (9/7/2023) malam.

Festival yang dibuka Bupati Kukar, Edi Damansyah dan dipusatkan di Taman Kota Raja Tenggarong ini dimeriahkan dengan seni tari khas 20 kecamatan se-Kukar. Selain itu adapula seni tari budaya khas wilayah dari daerah Kaltim lainnya yakni Kota Samarinda dan Kabupaten Paser.

Rangkaian Kukar Festival Budaya Nusantara ini sendiri akan berlangsung selama satu pekan ke depan dengan mempertontonkan seni budaya yang disuguhkan di tiga tempat berbeda yakni di panggung seni area parkir lapangan Stadion Rondong Demang, Lapangan Basket Timbau dan Amphitheater Taman Kota Raja, Tenggarong. 

Ini namanya Kukar Festival Budaya Nusantara, karena ini kita mencoba melakukan kreativitas inovasi, dengan harapan ke depan lebih banyak lagi keikutsertaan kabupaten kota se-Indonesia, itu yang ingin kita optimalkan,” kata Edi kepada awak media usai pembukaan kegiatan.

Edi mengungkapkan, Pemkab menginisiasi agar budaya nusantara yang lebih ditonjolkan. Semangatnya dari Kukar untuk Indonesia, untuk lebih terkenal dengan sendirinya melalui media-media.

Hal ini menurut Edi karena dirinya mengikuti bagaimana perkembangan kebijakan di kementerian pariwisata ekonomi kreatif yang terus mendorong bagaimana budaya nusantara bisa terus dikembangkan.

Di Kukar lanjut Edi, paguyuban seni budaya nusantara masih terpelihara, hal inilah yang ingin tetap dikelola dikembangkan dengan baik ke depannya.

Sebagai informasi, dulunya event ini akrab dengan sebutan Tenggarong Internasional Folklore Art Festival (TIFAF).

Edi menyatakan alasan dasar berubah menjadi festival budaya nusantara, karena pihaknya ingin mengoptimalisasi, menghargai para pelaku seni yang masih menjaga tradisi budaya nusantara.

“Khususnya budaya Kutai itu harus kita beri ruang lebih besar. Jadi dari sisi itu yang dulu namanya TIFAF, sekarang kita ubah menjadi Kukar Festival Budaya Nusantara. Untuk menjaga konsistensinya, tahun depan akan kita laksanakan juga,” demikian Edi.

Baca Juga :  Yenny Eviliana Sapah Warga Desa Lolo Dan Sosialisasi SOSPERDA

Pembukaan festival tadi malam turut dihadiri Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin, perwakilan Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif RI, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan perwakilan sebagian delegasi peserta Organization Islamic Cooperation Culture Activity (OICCA) dari 56 negara.

[TSN]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *