Dok. Bentuk Gedung Gor Segiri Samarinda. (Ist)
MEDIAKATA.COM, SAMARINDA – Komisi III DPRD Kota Samarinda menyoroti perkembangan renovasi Gor Segiri Samarinda. Pasalnya, perkembangan yang di targetkan Perintah Kota (Pemkot) tersebut akan rampung di akhir tahun 2023 tersebut, masih mencapai 80 persen pengerjaan.
Gedung Olahraga (GOR) Segiri Samarinda telah menjalani fase transformasi yang signifikan melalui proyek renovasi. Dengan alokasi anggaran sebesar Rp 36 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2023, wajah baru Gor Segiri kini mulai terbentuk.
Diketahui, proyek renovasi tersebut mencakup beberapa perbaikan. Sepersti atap, struktur bangunan, pembenahan bagian luar gedung, hingga sentuhan artistik pada fasad handmade komponen depan.
Gedung yang kerap dilintasi oleh masyarakat kota di Jalan Kesuma Bangsa Samarinda tersebut, digadang akan memiliki paras yang terkesan baru. Sehingga, hal itu akan menjadi sorotan masyarakat yang menandakan perubahan secara berkelanjutan.
Namun, Ketua Komisi III DPRD Samarinda Angkasa Jaya Djoerani mengungkapkan pendapatnya terhadap pengerjaan salah satu fasilitas olahraga Samarinda itu.
Ia menjelaskan, terdapat rasa pesimisme terkait penyelesaian proyek yang tidak sesuai tenggat waktu, seperti yang telah diestimasikan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda.
Berdasarkan hasil tinjauan bersama anggota Komisi III yang lain beberapa waktu lalu, ia mengungkapkan proses pengerjaan renovasi gedung tersebut baru mencapai 80 persen. Mengingat kontrak pengerjaan berlaku hingga 31 Desember 2023.
“Saya pesimis kalau bisa selesai di akhir Desember ini,” ungkapnya Angkasa, Senin (25/12/2023).
Legislator Kota itu juga menyoroti, pentingmya menekankan pentingnya keamanan konstruksi bangunan, mengingat struktur lama masih dipertahankan. Sebab, berdasarkan hasil audit yang dilakukan pihaknya, konstruksi gedung tersebut masih berstatus layak.
“Tentu boleh dilanjutkan, tentu dengan ditambah penguatan konstruksi. Bisa juga dengan mempercantik ornamen yang ada,” imbuhnya Angkasa.
Meskipun demikian, anggota dewan kota itu berharap, agar pihak pelaksana proyek tersebut dapat menuntaskan revitalisasi infrastruktur olahraga di Kota Tepian.
“Apapun alasannya, tapi kontrak kan sampai akhir bulan ini kan, mudah-mudahan bisa selesai meskipun saya pesimis ya,” pungkasnya.
[RUL/TSN]












