Henry Pailan Dorong Kualitas Demokrasi Daerah Melalui Edukasi Literasi Politik Secara Masif

Teks Foto : Antusias masyrakat, dalam kegiatan PDD Ke 3 Henry Pailan/ist.

MEDIAKATA.COM, BONTANG – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Henry Pailan Tandi Payung, SE, kembali Edukasi seputar Literasi Politik dalam kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) ke-3 yang digelar di Gedung Serbaguna Gereja Toraja Jemaat Kanaan Bontang, Minggu (12/4/2026).

Kegiatan bertema “Literasi Politik untuk Kemajuan Demokrasi Daerah” ini diikuti ratusan warga yang tampak antusias menyimak materi yang disampaikan. Dalam kesempatan itu, Henry mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum tentu benar, terutama yang marak beredar di media sosial, baik yang berkaitan dengan suasana politik daerah.

Menurutnya, literasi politik menjadi kunci utama dalam membangun masyarakat yang cerdas dan mampu berpartisipasi aktif dalam kehidupan demokrasi serta kemampuan warga negara untuk memahami sistem politik.

“Saatnya masyarakat untuk terus meningkatkan partisipasi aktif dalam rangka membangun masyarakat cerdas dalam berdemokrasi di daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, literasi politik tidak hanya soal memahami proses pemilu, tetapi juga mencakup pemahaman terhadap hak dan kewajiban sebagai warga negara, kemampuan menganalisis isu publik, hingga keberanian mengawasi jalannya pemerintahan.

Di Kalimantan Timur, lanjutnya, tantangan literasi politik masih cukup besar. Selain tingkat partisipasi yang belum merata, terutama di wilayah pedalaman, penyebaran hoaks dan rendahnya pemahaman terhadap fungsi lembaga seperti DPRD juga masih sering ditemukan.

“Masih banyak masyarakat Apatisme politik, terutama di kalangan pemilih muda dan masyarakat marginal, hingga keterbatasan program pendidikan politik yang berkelanjutan oleh partai politik dan lembaga pemerintah,” katanya.

Hal senada disampaikan narasumber, dr. Etha Rimba Paembonan, MBA yang menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menyaring informasi. Ia menyebut, di era digital saat ini, kemampuan memilah informasi menjadi bagian penting dari literasi politik.

“Peningkatan literasi politik memberikan dampak langsung terhadap kualitas demokrasi kita, jika masyarakat terbiasa melakukan penyaringan informasi, maka penting untuk semua lebih mengedepankan kebijaksaan dalam mengelolah informasi”. katanya.

Ia berharap, melalui kegiatan seperti ini, masyarakat semakin memahami pentingnya peran mereka dalam menentukan arah pembangunan daerah, termasuk dalam memilih pemimpin yang berkualitas.

Baca Juga :  Shemmy Soroti Kondisi dan Angka Pengangguran Di Kota Bontang

(Adv/PDD3)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *