Nursalam Kesal! Tidak Ada Tindak Lanjut Dishub Perihal Jalan Didekat RSUD

Dok.Anggota Komisi II Nursalam saat memberi intrupsi pada sidang Paripurna ke-15 DPRD Bontang. (Nuraini/Mediakata.com)

MEDIAKATA.COM, Bontang– Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang Nursalam, kembali mempertanyakan, tindak lanjut terkait masalah rumitnya jalur keluar masuk RSUD Taman Husada Bontang. Pasalnya hingga kini belum ada tanda-tanda pemulihan.

Pasalnya, ia telah berulangkali mengingatkan terkait rumitya alur masuk dan keluar kawasan tersebut. Ia menganggap Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bontang sangat lambat dalam menindaklanjuti permasalahan tersebut. Politis Partai Golongan Karya (Golkar) itu menuntut pemerintah, agar jalan tersebut perlu segera dilakukan pemulihan.

“Sudah berkali-kali saya ingatkan, kapan akan dilakukan pemulihan disana?, mengingat itu sangat membahayakan pasien dan pengendara,” ungkapnya saat Rapat Paripurna ke-15 DPRD Bontang dalam rangka Penyampaian Nota Keuangan dan Raperda Kota Bontang tentang Perubahan APBD Tahun 2024, Senin (29/07/2024).

Sebelumnya ia juga sempat mengusulkan, jalur masuk rumah sakit plat merah tersebut, dikembalikan pada posisi sebelumnya. Yaitu, di simpang tiga RSUD Taman Husada Bontang Jalan S. Parman, Kelurahan Gunung Telihan, Kecamatan Bontang Selatan.

Menurutnya, jalan masuk yang sekarang selain berbahaya juga terbilng rumit. Karena, pengendara yang menggunakan mobil harus mutar hingga ke tugu selamat datang Bontang. Di mana, jarak tempuhnya sekitar lima menit, atau sejauh kurang lebih 800 meter.

“Kalau pasien lgi kondisi darurat, penangananya jadi lebih lama karna harus mutar dulu,” kata dia. Selain itu, jalur itu juga sangat berbahaya karena pengendara dari arah jalan poros Samarinda – Bontang sering laju.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Bontang Basri Rase mengatakan ia akan segera berkoordinasi secara langsung dengan dishub dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk mencari solusi terkait jalur masuk RSUD.

Baca Juga :  Faisal Kembali Soroti Pembangunan Masjid Raya Guntung

“Segera, kalau bisa besok kita langsung rapatkan lagi,” tutup Basri.

 

Adv/NR/57

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *