Andi Faiz Minta Segera Ada Solusi Terkait Terkait Trotoar BK Yang Rusak

Dok.Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam saat diwawancarai awak media. (Nuraini/Mediakata.com)

MEDIAKATA.COM, Bontang – Hingga kini rusaknya trotoar di jaln masuk Bontang Kuala (BK) belum kunjung mendapat perbaikan. Diketahui, hal itu disebakan karna wewenang Jalan Pierre Tandean itu berada di pusat karna termasuk jalan nasional.

Akibat tidak kunjung ada perbaikan, para pemuda BK pun beberapa hari lalu kembali melakukan perbaikan secara swadaya. Mereka kesal, karena tidak kunjung ada tindakan dari pemerintah. Padahal, trotoar merupakan akses satu-satunya yang bisa mereka lalu saat terjadi banjir rob.

Terkait hal itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang Andi Faizal Sofyan Hadam turut angkat bicara. Ia mengatakan, kewenangan perbaikan trotoar yang berada di pemerintah pusat, bisa diatasi dengan meningkatkan intensitas komunikasi dengan pihak pusat, apalagi perbaikan tersebut merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat.

“Ada banyak contoh jalan nasional yang bisa di intervensi, yang kewenannganya punya pusat. Artinya, kalau memang ada niatan, kepentingan masyarakat itu menjadi nomor satu.,”ungkapnya saat ditemui rapat paripurna di pendopo, Senin, (29/07/24).

Pria yang akrab disapa Andi Faiz itu juga mengatakan, untuk penuntasan banjir rob memang butuh kajian dan penanganan yang tepat. Namun sembari menunggu solusi tersebut, ia menyarankan pihak pemerintah bisa melakukan perbaikan jangka pendek.

“Salah satunya dengan meninggikan trotoar, lalu menambal dan mengganti kayu yang sudah rusak,” tambahnya.

Apalagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada tahun ini pun termasuk longgar, maka harusnya bisa dianggarkan untuk perbaikan trotoar BK.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bontang, Much Cholis Edy Prabowo, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mendapatkan titik terang setelah berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBJN).

Baca Juga :  Empat Kali Dilantik Jadi DPRD Bontang, Nursalam Ingin Tingkatkan PAD 

Berdasarkan pertemuan tersebut, diputuskan bahwa penanganan banjir rob di Bontang Kuala menjadi skala prioritas dan desainnya pun ditargetkan rampung pada akhir 2024 ini, Lalu akan diusulkan pada anggaran tahun 2025.

“Kami akan usulkan anggarannya di 2025 serta menjadi prioritas program BBPJN. Selain itu, kami akan segera berkordianasi dengan tim anggaran pemerintah,” kata dia.

Terkait perbaikan jangka pendek terhadap trotoar tersebut, ia bilang perbaikan akan dilakukan bersamaan dengan penanganan banjir rob. Sebab dikhawatirkan, jika perbaikan trotoar dilakukan sekarang, akan menjadi hal yang sia-sia karena nantinya trotoar tersebut akan dibongkar lagi. Selain itu, material yang digunakan adalah kayu ulin yang harganya cukup mahal.

“Sudah pernah diusulkan di anggaran perubahan, tetapi setelah dikaji takutnya mubazir nantinya akan dibongkar juga, lebih baik dijadikan sempurna sekalian, toh 2025 juga sudah semakin dekat,” pungkasnya.

 

Adv/NR/53

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *