Scroll untuk baca artikel
Diskominfo Kukar

Bank Sampah Kelurahan Maluhu Jadi Solusi Kreatif Pengelolaan Limbah

166
×

Bank Sampah Kelurahan Maluhu Jadi Solusi Kreatif Pengelolaan Limbah

Sebarkan artikel ini

Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro.(Azmi/MEDIAKATA)

MEDIAKATA.COM, KUKAR – Kelurahan Maluhu yang terletak di Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), telah memberikan contoh inspiratif tentang bagaimana mengubah sampah rumah tangga menjadi sumber daya yang berguna.

Hal ini disampaikan langsung oleh Lurah Maluhu Tri Joko Kuncoro bahwa, pengelolaan sampah di daerahnya menjadi langkah yang amat positif bagi warga.

Lurah Maluhu Tri Joko Kuncoro menjelaskan, pihak Kelurahan turut berkontribusi membantu masyarakat dalam menjalankan program Bank Sampah.

“Kami memberikan karung kepada warga untuk mengumpulkan sampah yang bisa dimanfaatkan,” ungkapnya saat ditemui wartawan, pada Jumat (27/10/2023)

Melalui Bank Sampah yang tersebar di beberapa RT, warga setempat berhasil mengolah sampah menjadi barang bermanfaat dan berkontribusi positif kepada masyarakat.

Salah satu Bank Sampah yang berada di Kelurahan Maluhu adalah, Bank Sampah Al-Hidayah yang berada di RT 04. Di sini, warga diberikan kesempatan untuk menukar sampah plastik dan dedaunan dengan kerajinan atau pupuk kompos.

“Kami sudah ada bank sampah di Al-Hidayah yang berada di RT 04,” katanya

Disisi lain, Direktur Bank Sampah Al-Hidayah Sugiarto, menjelaskan bahwa bank sampah ini dibentuk sebagai hasil kesepakatan bersama antara warga.

Tujuannya adalah untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekaligus mengedukasi warga tentang cara mengelola sampah organik dan non-organik.

“Kami juga mengedukasi warga tentang cara mengelola sampah organik dan non-organik,” ujarnya Direktur Bank Sampah Al-Hidayah.

Hasil dari kegiatan ini tidak hanya membantu menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat sosial. Warga dapat menyumbangkan hasil kerajinan mereka untuk mendukung Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) atau kelompok tani di sekitar kelurahan.

Meskipun baru berdiri delapan bulan yang lalu, Bank Sampah Al-Hidayah telah berhasil menciptakan berbagai produk kreatif dari sampah, mulai dari tas plastik, eco brick, hingga pupuk kompos. Hal ini menunjukkan bahwa sampah dapat diubah menjadi sumber daya yang bermanfaat.

Sugiarto juga berharap agar Pemerintah Kabupaten Kukar dapat memberikan dukungan lebih lanjut untuk mengembangkan usaha ini, misalnya dengan menyediakan alat transportasi yang lebih baik untuk mengangkut sampah dari warga. Dengan dukungan ini, Bank Sampah Al-Hidayah dan inisiatif serupa di masa depan dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi lingkungan dan masyarakat.

“Kami mengharapkan, dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kukar untuk mengembangkan usaha ini. Misalnya dengan memberikan kami alat transportasi yang lebih baik untuk mengangkut sampah dari warga,” tuturnya.

Inisiatif Bank Sampah ini, bertujuan untuk mendorong kesadaran lingkungan dan memotivasi warga untuk lebih rajin memilah sampah. Harapannya adalah agar Bank Sampah dapat hadir di seluruh RT di Kelurahan Maluhu.

[ADV/MII/TSN]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *