DPRD Samarinda Soroti Pertumbuhan Ekonomi Yang Masih Timpang

MEDIAKATA.COM,  SAMARINDA – Struktur pertumbuhan ekonomi daerah dinilai oleh DPRD Kota Samarinda masih belum solid karena masih bergantung pada sektor ekonomi tertentu. Hal ini terlihat ketika pembahasan Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Kepala Daerah yang menyoroti arah kebijakan pembangunan ekonomi ke depan.

Wakil Ketua Pansus, Abdul Rohim, berkata bahwa meskipun capaian pertumbuhan ekonomi Samarinda tergolong baik, kualitasnya perlu ditinjau lebih dalam. Pertumbuhan ekonomi yang baik tidak hanya dinilai dari angka saja, tetapi juga dari kekuatan struktur ekonomi yang menopangnya, tambah Abdul.

“Angka pertumbuhan memang menggembirakan, tapi kita perlu melihat apakah struktur ekonominya sudah kuat dan berimbang,” ujarnya.

Dalam penilaian tersebut, DPRD mengacu pada elemen dalam dokumen RPJMD, seperti laju pertumbuhan ekonomi, rasio gini, serta kontribusi sektor terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

Dari hasil pembahasan tersebut ditemukan bahwa pertumbuhan ekonomi Samarinda saat ini masih didominasi beberapa sektor seperti konstruksi, perdagangan besar, dan pertambangan. Hal ini bisa berisiko apabila terjadi tekanan terhadap sektor-sektor tersebut.

“Ketergantungan pada sektor tertentu membuat ekonomi kita rentan terhadap guncangan. Ini yang harus kita antisipasi” jelasnya.

Abdul Rohim juga mengajak Pemerintah Kota Samarinda untuk mulai mendukung sektor lainnya yang memiliki potensi besar, seperti UMKM, pariwisata, pertanian, hingga perdagangan skala kecil. Menurutnya, dukungan untuk sektor-sektor tersebut selain meningkatkan kontribusi terhadap PDRB, tetapi juga dapat membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat.

Selain itu, DPRD juga memberi perhatian pada kemandirian fiskal daerah yang dinilai masih minim. Pendapatan Asli Daerah (PAD) saat ini disebut masih sangat bergantung pada pajak, yang berisiko terhadap fluktuasi ekonomi.

“Ketika ekonomi melemah, kemampuan masyarakat membayar pajak juga turun. Ini langsung berdampak pada pendapatan daerah,” tegasnya.

DPRD Kota Samarinda bertekad menjadikan penilaian ini sebagai rekomendasi strategis bagi pemerintah kota Samarinda,  dengan tujuan agar kebijakan pembangunan dapat fokus kepada diversifikasi ekonomi guna menciptakan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *