Scroll untuk baca artikel
Diskominfo Kukar

Desa Sumber Sari Galakkan Pengembangan Objek Wisata Alam dan Agrowisata

96
×

Desa Sumber Sari Galakkan Pengembangan Objek Wisata Alam dan Agrowisata

Sebarkan artikel ini

Kepala Desa Sumber Sari, Kecamatan Loa Kulu, Sutarno.(Azmi/MEDIAKATA)

MEDIAKATA.COM, KUKAR – Desa Sumber Sari, yang terletak di Kecamatan Loa Kulu, telah menetapkan objek wisata alam dan agrowisata sebagai fokus utama dalam upaya pengembangan wilayah. Hal ini disampaikan langsung oleh, Kepala Desa Sumber Sari Sutarno, pada Jumat (10/11/2023).

Sutarno menyampaikan bahwa, langkah ini diambil untuk memanfaatkan potensi desa dan secara bersamaan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

“Kami ingin menarik lebih banyak wisatawan untuk mengoptimalkan potensi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Sutarno.

Dua lokasi wisata yang menjadi pusat perhatian terletak di RT 9 Dusun Taman Arum, yakni wisata Puncak Bukit Biru, dan di RT 8, yakni wisata Embung Air.

Sutarno optimis bahwa dengan persiapan dan perbaikan yang sedang dilakukan saat ini, kedua destinasi tersebut dapat dielola secara maksimal untuk menerima pengunjung pada tahun 2024 mendatang.

“Saat ini, kami tengah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mendapatkan bantuan sarana dan prasarana. Tahun ini, kami telah menerima bantuan dari Dinas Pariwisata untuk pembangunan Gazebo, serta perbaikan jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU),” tambahnya.

Pemerintah Desa Sumber Sari juga mengalokasikan dana, untuk perbaikan tangga menuju wisata Puncak Bukit Biru dan perbaikan sanitasi.

Sutarno berharap bahwa semua rencana ini dapat berjalan lancar, sehingga masyarakat setempat dapat merasakan dampak positif secara ekonomi.

Dengan upaya ini, Desa Sumber Sari berharap dapat menarik minat wisatawan, memberikan pengalaman yang berkesan, dan pada akhirnya, memberikan kontribusi positif bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat lokal.

[ADV/MII/TSN]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *