Scroll untuk baca artikel
AdvertorialDPRD Prov. KALTIM

DPRD Kaltim Dorong Pj Gubernur Evaluasi Kembali Kinerja 23 Kadis

88
×

DPRD Kaltim Dorong Pj Gubernur Evaluasi Kembali Kinerja 23 Kadis

Sebarkan artikel ini

Dok.Anggota Komisi III DPRD Kaltim M. Udin. (Ist)

MEDIAKATA.COM, SAMARINDA– Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) M Udin mendorong Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim untuk mengevaluasi kembali kinerja Kepala Dinas dari 23 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kinerja 23 OPD di Kaltim masih berkategori rapor merah. Sebab, serapan anggarannya yang masih minim. Padahal, hal itu merupakan hal penting untuk dimanfaatkan sebagai pembangunan masing-masing fokus setiap lembaga.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim M Udin, pun menyoroti serapan anggaran OPD yang berlredikat rapor merab, namun belum menampakkan kemajuan.

“Ini berkaitan dengan percepatan pembangunan yang harus tuntas hingga 2024,” ucapnya M Udin, Senin (13/11/2023).

Menurut Udin, minimnya serapan APBD Kaltim oleh ke-23 OPD tersebut, membuktikan ketidakseriusannya dalam menjalankan program kerja yang telah direncanakan. Padahal, hal tersebut merupakan kewajiban untuk seluruh OPD dengan fokusnya yang berbeda.

“Kami sangat prihatin dengan kondisi ini, karena berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Kami juga mempertanyakan komitmen dan loyalitas kepala dinas terhadap Pj Gubernur Kaltim yang telah memberikan amanah dan kepercayaan kepada mereka,” ucapnya M Udin.

Legislator Kaltim itu membeberkan, pihaknya akan terus memberikan pengawasan kepada setiap OPD di lingkup Kaltim.

Sebagai anggota dewan, ia tak bosan-bosannya mengingatkan setiap OPD yang memiliki rapor merah, untuk terus meningkatkan pola kerja mereka. Karena, anggaran yang diperoleh perangkat daerah adalah milik rakyat. Sehingga, dirasa penting untuk digunakan mensejahterakan rakyat.

Politisi Fraksi Golkar itu pun menekankan, agar setiap OPD merefleksikan dan mengevaluasi setiap langkah yang akan dilakukan kedepannya.

“Jangan sampai ada OPD yang menumpuk anggaran di akhir tahun dan melakukan pengeluaran yang tidak efisien dan efektif. Ini akan merugikan rakyat dan negara. Kami akan terus mengawasi dan mengontrol kinerja OPD agar anggaran dapat terserap dengan baik,” jelasnya.

Legislator daerah pemilihan Kutai Timur, Berau, dan Bontang itu pun memberikan apresiasinya kepada para OPD yang telah berusahaa semaksimal mungkin dalam menyerap anggaran.

“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada OPD yang telah bekerja keras dan profesional dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Kami berharap OPD tersebut dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

[ADV/RUL/TSN]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *