Muhammad Samsun Sedih, Landasan Negara Tak Dihafal Sebagian Masyarakat

Dok.Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun. (Ist)

MEDIAKATA.COM, SAMARINDA– Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Muhammad Samsun, mengungkapkan kegelisahannya. Lantaran masih terdapat sebagian masyarakat yang tidal mengetahui, bahkan tidak hafal lirik lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Pancasila.

Pancasila dan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya merupakan simbol kebanggaan Negara. Hal itu jelas, sebab kedua simbol tetsebut dapat disebut sebagai Way of Life (pandangan hidup) warga negara. Selain itu, keduanya juga mengandung makna perjuangan para pahlawan, yang telah gugur dalam medan peperangan untuk memerdekakan Indonesia

Namun, dalam praktiknya, masih ada saja sebagian warga yang tidak mengetahui isi dari Pancasila dan Lagu kebangsaan Indonesia itu. Seperti yang disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun saat menggelar Sosialisasi Kebangsaan (Sosbang) di Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar).

“Fakta yang mencengangkan saat menggelar Sosialisasi Kebangsaan di Kukar. Adalah ada 18 orang dari 100 orang tidak tahu lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan 24 orang dari 100 orang yang tidak hafal setiap sila pada Pancasila,” ucapnya Samsun, Rabu (22/11/2023)

Legislator Kaltim itu pun bersama Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri Se-Kabupaten Kukar. Samsun menggaungkan kepada setiap generasi, baik muda maupun tua. Untuk menghadirkan rasa cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Mari memperkuat rasa nasionalisme dan cinta tanah air di kalangan generasi muda,” tegasnya Samsun.

Politisi Fraksi PDI P itu menjelaskan, bahwa negara Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak keberagaman, yang tidak bisa di contoh oleh negara lain. Namun, pengakuan dari negara lain tidak bisa dijadikan rujukan untuk memperkuat ideologi Indonesia. Tapi diperlukan penguatan rasa nasionalisme sebagai benteng pertahanan manghadapi pengaruh luar.

Baca Juga :  DPK Harap Minat Baca Tumbuh, Perpustakaan Keliling Dimanfaatkan

“Sosbang menjadi salah satu cara meningkatkan dan memperkuat rasa nasionalisme agar kesatuan dan persatuan dalam keberagaman kita semakin kuat,” pungkasnya Samsun.

[ADV/RUL/TSN]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *