MEDIAKATA.COM, BALIKPAPAN – Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPRD Kalimantan Timur, Damayanti, S.Pd menegaskan bahwa kesejahteraan sosial tidak bisa dilepaskan dari kualitas politik yang dijalankan.
Pernyataan itu disampaikan dalam kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) ke-7 bertema Keterkaitan Politik dan Kesejahteraan Sosial yang digelar di Kelurahan Sepinggan Raya Kecamatan Balikpapan Selatan, Rabu (30/7/2025).
Menurut Damayanti, kebijakan politik yang berpihak pada rakyat merupakan kunci terciptanya keadilan sosial. Politik yang sehat, ujarnya, akan melahirkan keputusan yang bermartabat dan berdampak positif bagi masyarakat.
“Sebagai warga Indonesia penting untuk memahami Kesejahteraan sosial itu hasil dari kebijakan politik, maka politik adalah sebagai sarana aspirasi yang akan melahirkan kebijakan,” tegas Damayanti.
Ia menambahkan, kesejahteraan mustahil terwujud bila politik dijalankan tanpa etika dan tanpa keberpihakan kepada rakyat.
“Pada prosesnya jika politik dan keputusan politik yang tidak berpihak kepada masyarakat, maka masyarakat yang akan termarjinalkan, dan tentu kesejahteraan itu jauh dari kita,” lanjutnya.
Politisi Partai PKB itu juga mendorong perlunya pemerataan pendidikan politik hingga ke pelosok desa. Menurutnya, pemahaman politik yang benar adalah hak setiap warga negara.
“Pengetahuan atau Pendidikan politik juga menjadi hak setiap warga. Sehingga masyarakat paham secara menyeluruh juga memahami politik secara benar,” ujarnya.
Ia menyebut, politik bisa memberi manfaat besar jika dijalankan dengan niat menciptakan kesejahteraan. Sebaliknya, politik yang disalahgunakan justru membawa dampak buruk bagi masyarakat.
“Penting diketahui bawah Politik itu bisa menciptakan dampak baik dan buruknya, Baik kalau menciptakan kesejahteraan masyarakat, buruk kalau sebaliknya,” Damayanti.
Kita tidak mungkin membangun negeri jika negara kita tidak aman, dan aman ini hasil politik.
Visi negara jelas yakni mencerdaskan kehidupan bangsa dan menciptakan kesejahteraan umum.
Semua itu melalui sistem demokrasi berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Itu politik,” tutupnya Damay.
Adv/pdd/ya.












