MEDIAKATA.COM, KAB. PASER – Anggota DPRD Kalimantan TimurĀ H. Fadly Imawan, S.P., M.P., kembali menggelar kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) ke-4 dengan mengangkat tema Tata Ruang Berkelanjutan untuk Masa Depan Pembangunan Daerah. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya tata kelola ruang sebagai landasan pembangunan yang terencana dan berkelanjutan.
Dalam pemaparannya, Fadly menjelaskan tata ruang bukan sekadar pengaturan wilayah, tetapi juga instrumen yang menentukan arah pembangunan daerah. Menurutnya, perencanaan ruang yang baik akan menciptakan keseimbangan antara kebutuhan pembangunan, pertumbuhan ekonomi, dan pelestarian lingkungan sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Masyarakat perlu mengetahui bahwa Tata ruang berkelanjutan serta yang demokratis ini, merupakan perencanaan wilayah yang berbasis partisipasi publik yang mana memprioritaskan keadilan sosial, kesejahteraan kelompok rentan, dan kelestarian lingkungan”, ungkapnya. Pada Selasa, 26/05/2026 di Desa Riwang Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser.
Kegiatan tersebut turut menghadirkan Regina Febiola dan Umar Battong sebagai narasumber. Keduanya memaparkan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawal kebijakan tata ruang, mulai dari tahap perencanaan hingga implementasi di lapangan. Partisipasi publik dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan pembangunan yang sesuai kebutuhan masyarakat.
Sebagai pendalaman pemahaman pada kegiatan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai dampak tata ruang terhadap berbagai sektor, seperti permukiman, infrastruktur, investasi, hingga perlindungan kawasan lingkungan. Tata ruang yang disusun secara terencana dinilai mampu meminimalkan konflik pemanfaatan lahan dan mendukung pertumbuhan daerah yang lebih terarah.
“Untuk lebih memahami penerapannya di wilayah sekitar Kalimantan Timur, ada beberapa hal yang perlu di perhatikan yakni, Partisipasi Bermakna (Meaningful Participation) yang mana Masyarakat tidak sekadar diberi tahu, tetapi dilibatkan sejak proses awal penyusunan kebijakan pembangunan seperti dalam program sosialisasi dan penguatan demokrasi daerah yang tertuang”, ungkap narasumber.
Pada sesi akhir Fadly menegaskan tata ruang yang berkelanjutan merupakan fondasi penting bagi masa depan daerah. Menurutnya, pembangunan yang memperhatikan keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan akan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
(Adv/DPRDKaltim/Pdd4)*













