MEDIAKATA.COM, SAMARINDA – DPD Cermin Muda Indonesia Kaltim menggelar Diskusi Publik dengan fokus pembahasan dan tema yakni, “Kaltim Menyala: Mengurai Solusi Blackout, Keadilan Tarif Listrik, dan Kemerdekaan Energi di Pelosok Desa”.
Ulul Azmi selaku ketua DPD CMI berinisiasi membuka ruang komunikasi dan informasi secara terbuka melalui kegiatan Diskusi Publik dan membahas hal tentang kelistrikan dan upaya menuju kemerdekaan energi di seluruk plosok daerah di Kalimantan Timur.
Pada kegiatan tersebut mendapatkan dukungan penuh dari PT PLN selaku mitra dan sponsor utama dari kelancaran kegiatan, dan PLN memberikan respon positif secara terbuka sebagai wujud kehadiran dan kepedulian PLN bagi masyarakat kaltim.
Dalam kegiatan tersebut DPD CMI menghadirkan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Syafruddin, S.Pd dari Komisi XII DPR RI yang membidangi sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Lingkungan Hidup, serta Investasi.
Syafruddin mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan kesiapan dan mendorong PLN untuk mempersiapkan sistem kelistrikan dan peluang serta tantangan pemanfaatan energi baru terbarukan di Provinsi Kalimantan Timur.
“Untuk mempercepat proses transisi energi menuju zero carbon pada 2060, PLN telah menciptakan RUPTL paling hijau, dekarbonisasi pembangkit listrik berbasis bahan bakar fosil dan pengembangan energi baru terbarukan (EBT)”. ungkapnya, di Geduang Auditorium Unmul pada Selasa, (30/06/2026).

Anggota DPR RI Dapil Kaltim tersebut juga mengusulkan perlunya dibentuk aturan terkait dengan jaringan-jaringan yang melewati lokasi hutan lindung, cagar alam dan sejenisnya, yang dapat mempermudah daerah-daerah tertentu di kaltim untuk mendapatkan aliran listrik, serta ketentuan yang jelas terkait dengan desa-desa yang sampai hari ini belum teraliri listrik.
“Tentunya kami sangat percaya kepada PLN selaku mitra kami di Komisi XII mampu menuntaskan persoalan-persoalan kelistrikan yang ada di plosok desa di kalimantan timur seerta kami mendukung PLN untuk segera menuntaskan dekarbonisasi pembangkit listrik berbasis bahan bakar fosil dan pengembangan energi baru terbarukan (EBT) mendatang.” sambungnya.
Sementara itu, Ketua DPD CMI Ulul Azmi, memberikan apresiasi kepada pihak PLN yang telah berkomitmen dan memberikan kontribusi nyata dalam memberikan penerangan kelistrikan bagi masyarakat desa di Kaltim.
“Kami memberikan Apresiasi kepada PLN yang telah berkomitmen untuk terus melayani masyarakat kaltim, terlebih pada kerja-kerja PLN yang selalu terbuka membangun komunikasi bersama masyarakat serta upaya mencapai penerangan kelistrikan di seluruh plosok desa di Kaltim”. ungkap Azmi.
(Adv/DPRRI)*













