Dok.Anggota DPRD Bontang periode 2024-2029 Agus Haris. (Nuraini/Mediakata.com)
MEDIAKATA.COM, Bontang – Anggota DPRD Kota Bontang, Agus Haris ingin pengelolaan di Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) natinya diambil alih oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang. Hal itu guna memaksimalkan program pelatihan di sana, untuk mengurangi angka pengangguran Bontang.
Diketahui, saat ini BLKI yang berada di Bontang Lestari merupakan wewenang Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim).
“Ajukan permohonan ke pemprov, supaya pengelolaannya diserahkan kepada pemkot,” ucapnya kepada wartawan Medikata.com, Sabtu (15/8/2024).
Oleh karena itu, Pemerinta Kota (Pemkot) Bontang, menurutnya juga perlu menyiapkan alokasi anggaran terkait dengan rencana pelatihan, sesuai dengan kebutuhan pasar kerja yang ada di Kota Bontang.
Ia mengatakan, saat ini Kota Bontang terdapat puluhan perusahaan yang setiap waktu dalam setahun membutuhkan tenaga kerja baru. Oleh sebab itu, pemerintah perlu melakukan program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
“Sesuikan kebutuhan perusahaan dengan kualitas SDM (sumber daya manusia) yang kita miliki,” kata dia..
Pria yang akrab disapa AH itu mengusulkan pemkot dapat menyiapkan biaya untuk mendapatkan mengikuti pelatihan. Misalnya saja seperti, menyiapkan Rp5 juta yang diserahkan kepada masyarakat. Kemudian, nantinya mereka mengikuti pelatihan bersertifikat.
“Kalau pengelolaan sudah sesuai nantinya, pemerintah jadi bisa dengan leluasa memprogramkan atau menyiapkan segala kebutuhan-kebutuhan pangsa pasar kerja dengan berkomunikasi ke perusahaan,” pungkasnya.
Adv/NR/91









