DPRD Nilai Videotron Berpotensi Tambah PAD Samarinda

MEDIAKATA.COM, SAMARINDA – Pemanfaatan videotron milik Pemerintah Kota Samarinda kembali menuai perhatian dari kalangan legislatif. Keberadaan perangkat digital yang dibangun dengan anggaran besar itu dinilai belum dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hingga saat ini, sebagian besar videotron masih digunakan untuk menampilkan informasi internal pemerintah maupun materi sosialisasi pejabat daerah.

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, menilai pola pengelolaan videotron perlu segera dievaluasi agar aset tersebut dapat memberikan manfaat ekonomi bagi daerah. Menurutnya, videotron memiliki potensi besar sebagai media promosi dan periklanan yang mampu menghasilkan pemasukan jika dikelola secara profesional.

“Saat ini videotron yang ada di sekitar Samarinda itu yang ditampilkan muka-muka pejabat. Kenapa tidak dikomersialkan? Kalau dikomersialkan, lumayan bisa menambah pendapatan daerah,” kata Iswandi.

Iswandi menyebut langkah optimalisasi aset daerah menjadi penting, terutama di tengah kondisi anggaran pemerintah yang semakin terbatas pada tahun 2026. Pemerintah daerah, kata dia, perlu lebih kreatif mencari sumber pendapatan baru agar tidak hanya bergantung pada sektor konvensional.

Ia mengungkapkan bahwa setiap organisasi perangkat daerah (OPD) yang mengelola videotron harus menanggung biaya operasional cukup besar tanpa adanya pemasukan yang sebanding. Kondisi tersebut dinilai kurang efisien apabila tidak diimbangi dengan pemanfaatan yang produktif.

“Anggaran pengadaannya saja sudah miliaran, bukan ratusan juta. Belum lagi untuk menghidupkannya butuh listrik besar,” ungkapnya.

Selain persoalan pemanfaatan, Iswandi juga menyoroti kondisi videotron di lapangan yang menurutnya belum sepenuhnya optimal. Ia mengaku masih sering menemukan perangkat yang tidak berfungsi secara optimal di beberapa lokasi.

Karena itu, DPRD mendorong pemerintah segera melakukan pendataan menyeluruh terhadap jumlah videotron yang dimiliki seluruh OPD. Pendataan tersebut dianggap penting sebagai langkah awal untuk mengetahui kondisi aset sekaligus menentukan strategi pengelolaan ke depan.

Baca Juga :  Andriansyah Mengingatkan Pemkot Samarinda Agar Lebih Berkoordinatif Dalam Menjalankan Program Penataan Pemukiman

Setelah proses inventarisasi dilakukan, ia mengusulkan agar videotron mulai dikelola melalui skema kerja sama dengan pihak ketiga. Menurutnya, sistem penyewaan ruang iklan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan efektivitas pemanfaatan aset sekaligus menambah PAD bagi Kota Samarinda.

Iswandi berharap pemerintah daerah dapat melihat videotron bukan sekadar sarana publikasi, tetapi juga sebagai aset potensial yang mampu memberikan nilai ekonomi. Dengan pengelolaan yang tepat, ia optimistis keberadaan videotron dapat menjadi salah satu sumber pendapatan baru yang membantu memperkuat keuangan daerah di tengah tantangan fiskal yang ada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *