Jelang Idul Adha, Harga Sapi Alami Kelonjakan

(Dok. Usaha peternakan sapi di Jalan Mangkuraja, Tenggarong)

 

MEDIAKATA.COM, KUKAR – Menjelang momen Idul Adha 1145 H, harga sapi mulai mengalami kenaikan. Seperti yang terpantau di kandang ternak sapi UD. Mandiri Jaya, di Jalan Mangkuraja, Kecamatan Loa Ipuh, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), pada Senin (27/5/24).

Pasalnya, kenaikan ini dipicu oleh persaingan antara kebutuhan konsumsi sehari-hari dan ketersediaan hewan untuk menjalankan ibdah kurban. Menurut pemilik kandang ternak UD. Mandiri Jaya, Deni Irawan, pasokan sapi ia datangkan dari berbagai wilayah diluar Kukar.

“Kita mengambil dari luar daerah, dari Kupang dan Sulewesi,” ungkap Deni.

Ia juga membeberkan kenaikan harga sapi tergantung pada berat per kilogramnya. Selain itu, varian dari sapi juga menentukan nilai jual.

“Kalau sapi bali, simental, brangus, dan sapi berjenis campuran, biasanya di kisaran harga 22 sampai 23 juta,” terangnya.

Lebih lanjut Deni menyatakan, selain mengambil pasokan dari luar daerah, ia juga mengambil dari wilayah Kukar untuk sapi berjenis limusin. Harga jual sapi limusin terbilang tinggi, mengingat ukurannya yang lebih besar dari sapi pada umumnya.

“Untuk yang limosin itu harganya sampai 40 atau 45 tergantung besaran sapi,” imbuhnya.

Ia mengatakan bahwa, kenaikan harga sapi ditahun ini mencapai 10 persen, atau sekitar 2 hingga 3 juta dari harga tahun sebelumnya.

“Sapi yang saya beli ini, biasanya harga awalnya 53 ribu perkilonya tapi sekarang naik jadi 70 ribu perkilo,” tambahnya.

Diakhir sesi Deni memperkirakan bahwa harga jual sapi akan berangsur normal pasca Idul Adha, sekitar satu hingga dua bulan setelahnya.

[MII]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *