AdvertorialDPRD Kota Samarinda

Sebut Pengarusutamaan Gender Harus Menjadi Landasan Utama Dalam Pembangunan

190
×

Sebut Pengarusutamaan Gender Harus Menjadi Landasan Utama Dalam Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Damayanti Sampaikan Materi Pada Diskusi KOPRI PC PMII Samarinda. (Iswan Syarif/Times Kaltim)

MEDIAKATA.COM, SAMARINDA – Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Damayanti menjadi pemateri pada acara Diskusi Publik oleh Kopri PC PMII Kota Samarinda, di Rumah Jabatan Ketua DPRD Kota Samarinda, Jalan Siraj Salman.

Damayanti juga didampingi dua Pemateri lainnya, yaitu Nanang Supratman Sub Kordinator PUG DP2PA Kota Samarinda dan Rumainur Ketua PSGA UINSI Samarinda.

Acara Diskusi Publik yang digelar Kopri PC PMII Samarinda bertemakan, Menelisik Pengarusutamaan Gender (PUG) di Kota Samarinda.

Ia menjelaskan, PUG sendiri adalah strategi yang dilakukan secara rasional dan sistematis untuk mencapai kesetaraan dan keadilan gender dalam aspek kehidupan manusia.

“Setiap pembangunan di mana apa yang menjadi aspirasi masyarakat itu terpenuhi baik itu dari kalangan perempuan, laki-laki anak-anak kemudian lansia atau kaum disabilitas,” ujarnya.

Lalu Politisi PKB ini menambahkan PUG ini karena bentuknya adalah strategi, maka setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Kota Samarinda harus berpatokan dengan PUG dalam menjalankan kinerjanya.

“OPD harus berpatokan dengan PUG,sehingga apa yang kita harapkan bersama dalam pembangunan kota Samarinda itu dapat berjalan lebih baik dan pembangunannya itu lebih cepat,” ucapnya.

Wanita yang pernah berprofesi sebagai Guru ini mencontohkan, seperti pembangunan drainase atau mengenai kesehatan itu harus sesuai dengan PUG.

“Misalnya untuk anggaran pembangunan drainase ini jika berdasarkan strateginya PUG maka dia akan melihat bagaimana keamanan untuk anak-anak, sehingga tidak lagi ada kejadian seperti anak-anak larut di aliran drainase,” bebernya.

“Lalu kemudian kalau kita berbicara mengenai kesehatan, apakah lansia, stunting itu bagaimana dan harus diperhatikan. Intinya adalah strategi dalam setiap pembangunan,” sambungnya.

Legislator Basuki Rahmat ini berharap melalui diskusi ini baik Mahasiswa dan Pemuda sudah tidak buta lagi tentang Gender, baik di ranah pembangunan, pendidikan dan lainnya.

Baca Juga :  Disdikbud Kaltim Tekankan Program Prioritas Tak Akan Berubah Meski Pimpinan Baru

“Semoga dari diskusi ini peserta mampu memahami bahwa pembangunan itu harus menggunakan strategi PUG, agar kedepannya Kota Samarinda bisa maju dan menjadi lebih baik,” tandasnya. [ADV/ISN]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *