Pelni Balikpapan Prediksi Alami Kenaikan Jumlah Penumpang Jelang Nataru

Teks foto : Suasana Padatnya Penumpang Jalur Laut di Pelabuhan Semayang Balikpapan. (Ist)

MEDIAKATA.COM, BALIKPAPAN- PT Pelayanan Nasional (Pelni) Cabang Balikpapan telah memperkirakan adanya kenaikan jumlah penumpang kapal sebanyak 10 persen menjelang liburan Natal dan Tahun Baru. Meski demikian, hal tersebut tidak mempengaruhi jadwal pelayaran atau penambahan kapal, melainkan peningkatan kapasitas penumpang.

Menjelang Natal dan Tahun Baru, kenaikan penumpang pelayaran tidak dapat dihindari. Pasalnya, pada tahun 2022 Pelni Balikpapan telah mencatat, terdapat 55 ribu penumpang yang melakukan mudik menggunakan jalur laut. Angka tersebut, dianggap meningkat 25 persen dibandingkan tahun 2019.

Kepala Cabang PT Pelni Balikpapan Amin Amrulloh menjelaskan, meskipun akan ada peluang kenaikan penumpang, namun saat ini belum menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.

“Sebab penumpang belum menunjukkan peningkatan yang cukup besar,” ungkapnya Amin Amrulloh, Senin (18/12/2023).

Ia pun menuturkan, pihaknya hanya berfokus pada persiapan pemberangkatan rute reguler untuk KM Bukit Siguntang dan KM Lambelu yang melayani rute ke kawasan timur, dan KM Labobar tujuan Surabaya.

“Sejauh ini kami masih menyiapkan rute reguler,” imbuhnya.

Menanggapi persoalan kenaikan, lanjutnya, pihaknya hanya akan melakukan peningkatan kapasitas kapal sebagai upaya antisipasi. Yang awalnya sekitar 2.000 penumpang menjadi 3.000 penumpang.

Amin mengungkapkan, rute ke kawasan timur, seperti NTT merupakan rute yang paling ramai selama periode Natal dan Tahun Baru.

Pasalnya, tiket menuju rute timur telah habis terjual untuk beberapa pelayaran pada tanggal 18 dan 20 Desember 2023.

Sebagai penanggung jawab pelayaran, Amin mengucapkan, PT Pelni Balikpapan akan memastikan peningkatan faktor keamanan di terminal pemberangkatan dan di dalam kapal setiap pemberangkatan.

Dengan menghadirkan alat pendeteksi logam untuk mengidentifikasi senjata tajam atau benda berbahaya di terminal pemberangkatan. Menurutnya, itu akan menjadi antisipasi keamanan pelayaran.

“Di terminal pemberangkatan nanti akan ada alat pendeteksi logam untuk mengidentifikasi senjata tajam atau benda berbahaya seperti zat cair yang mudah menyala,” ujarnya.

Ia pun mengimbau, agar warga yang akan melaksanakan pelayaran, dan guna memastikan kenyamanan penumpang, penumpang mesti mendapatkan tiket melalui aplikasi resmi atau tempat resmi untuk menghindari calo (perantara).

“Tiket kapal dapat diperoleh melalui situs resmi PT Pelni, Pelni Mobile, pusat panggilan Pelni, Indomaret, Alfamart, atau langsung ke loket resmi,” pungkasnya Amin Amrulloh.


[RUL/TSN]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *