BPDAS Samarinda Gelar Aksi Penghijauan Akhir Tahun, Dukung Lingkungan Lebih Hijau

Dok. Ilustrasi pentingnya penanaman pohon. (Ist)

MEDIAKATA.COM, SAMARINDA – Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Mahakam Berau (BPDASMB) Samarinda, di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, bersiap untuk menyemarakkan akhir tahun dengan aksi penghijauan. Dengan sebanyak 2.200 bibit pohon telah dipersiapkan untuk ditanam langsung dan dibagikan kepada masyarakat.

Menanam pohon bukan hanya sekadar aktivitas kecil, namun merupakan langkah besar untuk melestarikan lingkungan dan menjaga keseimbangan ekosistem.

Sebagai tindakan sederhana penghijauan memiliki dampak positif yang luas. Mulai dari menjaga keberlanjutan alam hingga mengurangi dampak perubahan iklim. Inisiatif pohon menjadi kunci penting untuk mewarisi Negara yang lebih hijau bagi generasi ke generasi.

Kepala BPDASMB Samarinda Rintan Nilaywati, mengungkapkan, program penanaman tersebut akan langsung dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Kaltim.

Menurutnya, program tersebut merupakan upaya mempertahankan julukan paru-paru dunia. Pasalnya penanaman tersebut juga menjadi refleksi akhir tahun 2023 dan akan dilaksanakan pada Sabtu nanti.

“Untuk penanaman langsung dilakukan pada Sabtu besok sebanyak 200 bibit pohon, yakni penanaman secara serentak di seluruh Indonesia, salah satunya Kaltim,” ungkap Kepala BPDASMB Samarinda Rintan Nilaywati, Jumat (29/12/2023).

Lanjutnya ia, bahwa Kementerian mengimbau agar program refleksi yang dilaksanakan di Ekowisata Hutan Lindung Sungai Wain Kota Balikpapan itu, di agendakan dengan melibatkan seluruh pihak. Termasuk pemerintahan dan lapisan masyarakat.

“Ibu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Siti Nurbaya Bakar mengajak semua pihak melakukan penanaman pohon serentak, melibatkan seluruh staf UPT KLHK, Dinas Kehutanan Dinas Lingkungan Hidup, aparatur sipill negara (ASN), Siswa Green Youth Movemnet (GYM) dan lainnya,” ujarnya Rintan.

Ia membeberkan, bahwa penanaman pohon di lahan seluas 1 hektare, yang secara serentak di Kaltim di Ekowisata Hutan Lindung Sungai Wain, Kota Balikpapan itu, akan dihadiri oleh Direktur Jenderal Penegakan Hukum KLHK Rasio Ridho Sani dan seluruh unit pelaksana teknis KLHK di Provinsi Kaltim.

Baca Juga :  Terciduk Jualan Terpal Impor, Kantor Imigrasi Samarinda Tahan 8 WNA Asal Vietnam

Dalam kegiatan tersebut, selain menanam 200 bibit pohon di lokasi yang ditentukan, BPDASMB Samarinda juga membagikan 2.000 bibit pohon produktif secara gratis kepada masyarakat.

Selain itu, bibit-bibit itu juga mencakup berbagai jenis buah seperti mangga, cempedak, durian, kelengkeng, alpukat, jambu kristal, dan lainnya.

Ia menuturkan, aksi penanaman pohon secara serentak dan berkelanjutan tersebut telah menjadi bagian dari komitmen KLHK dalam mendukung upaya pemulihan lingkungan, khususnya dalam konteks transformasi pemulihan hutan hujan tropis.

Menurutnya, dengan pendekatan rehabilitasi hutan dan lahan, serta melibatkan penanaman pohon kombinasi. Termasuk jenis lokal, endemik langka, dan tanaman multipurpose, itu dapat memperkaya jenis pohon benua etam sekaligus melestarikannya.

Sementara itu, Kasi Penguatan Kelembagaan DAS BPDASMB Samarinda Solehudin menjelaskan, salah satu upaya mendukung pembangunan Ibu Kota Negara Nusantara sebagai Forest City, yakni dengan penanaman pohon secara serentak. Pun juga, sebagai upaya pemulihan lingkungan dan menuju transformasi pemulihan hutan hujan tropis Kaltim.

“Pusat Persemaian Mentawir telah dibangun oleh KLHK untuk menyediakan bibit secara gratis dalam mendukung kegiatan penghijauan dan pembagian kepada masyarakat,” pungkas Solehudin

[RUL/TSN]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *