Dok. Ilustrasi simulasi kegiatan pemungutan suara di TPS Samarinda. (Ist)
MEDIAKATA.COM, SAMARINDA – Menjelang Pesta Demokrasi 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda, sukses targetkan 17.941 perekrutan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), untuk ditempatkan di 2.563 Tempat Pemungutan Suara (TPS) seluruh Kecamatan Kota.
Dalam konteks demokrasi, peran lembaga penyelenggara pemilihan seperti KPPS, sangat diperlukan. Pasalnya, sebagai ujung tombak keadilan di tingkat kelurahan atau desa, KPPS memiliki tanggung jawab langsung dalam proses pemungutan dan penghitungan suara nantinya.
Ketua KPU Kota Samarinda Firman Hidayat menjelaskan, usai pendaftaran anggota KPPS waktu lalu, pihaknya telah memverifikasi bahwa target anggota telah terpenuhi.
“Jumlah target kami itu untuk KPPS adalah 17.941 orang, kalau beserta PAM PPS itu 23.067 orang. Itu semua sudah di finalisasi dan sudah terpenuhi,” ungkapnya Firman saat di hubungi via telpon, Senin (8/1/2024) siang.
Meskipun telah memenuhi kebutuhan, lanjutnya Firman, dalam proses perekrutan, pihaknya sempat mengalami kesulitan akibat kurangnya jumlah pendaftar saat hari tutup pendaftaran. Namun, saat pihaknya berkoordinasi dengan kecamatan, kelurahan, dan rt, kebutuhan KPPS dapat segera dipenuhi tanpa adanya perpanjangan.
“Sampai penutupan kemaren, kita sempat kekurangan. Tapi saat itu kita sudah ada kelanjutan dengan berbicara kepada seluruh pihak terkait, dan sudah memenuhi kriteria. Meskipun kami tidak buka perpanjangan,” imbuhnya.
Ketua KPU Kota Samarinda itu juga menjelaskan, bahwa Anggota KPPS yang terdaftar saat ini kebanyakan adalah usia tua. Menurutnya, selain usianya yang terpenuhi orang tua di KPPS memiliki peran sebagai mentor bagi anggota yang masih muda.
“Orang tua di KPPS itu sebagai mentor, selain target tadi kami juga targetkan paling tidak ada 2 orang anak muda. Tidak cuma muda umurnya, tapi harapannya bisa bersinergi dengan yang tua. Apalagi nanti, saat perhitungan suara menggunakan aplikasi,” bebernya.
Ia juga menyampaikan, peran pemuda di KPPS sangat diperlukan, pasalnya saat perhitungan suara nantinya, akan menggunakan Aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap).
Diketahui, Aplikasi tersebut merupakan alat bantu yang akan digunakan oleh Penyelenggara Pemilu untuk membantu proses pelaksanaan hitung suara nantinya, sehingga penyampaikan hasil penghitungan tersebut dapat secara cepat diketahui oleh publik.
“Perhitungan suara nanti itu pake aplikasi Sirekap. Makanya penting peran pemuda mendukung kita orang tua dalam mengaplikasikan hal itu gitu, umur boleh muda kualitas juga mesti diperhatkan,” tuturnya.
Ia pun berharap, pihaknya mulai dari KPU, PPS, dan KPPS dapat saling bekerja sama menjelang Pesta Demokrasi 2024 di Februari nanti. Pun juga, ia mengimbau agar seluruh masyarakat Kota Tepian turut bepartisipasi penuh memberikan hak suaranya mendukung Kota Samarinda lebih baik kedepannya.
“Tentu seluruh jajaran saya harapkan tetap kerja solid, mengingat kita juga harus menjaga kredibilitas dalam menjalankan kewajiban kita dalam demokrasi. Juga saya harapkan untuk masyarakat datang ke TPS pada 14 Februari mendatang,” pungkasnya.
[RUL/TSN]












