Victor Yuan Ingatkan Resiko Akibat Pemangkasan DBH 75% Bagi Kaltim

Teks Foto : Viktor Yuan, SH, MH Anggota Komisi II DPRD Samarinda

MEDIAKATA.COM, Samarinda – Pemerintah pusat akan memangkas Dana Bagi Hasil (DBH) keseluruh wilayah di Indonesia, termasuk Kalimantan Timur (Kaltim).

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan pun turut menyampaikan penolakannya terhadap pemangkasan DBH di wilayah Kaltim.

Karena akan berdampak langsung ke beberapa wilayah kabupaten/kota di Kaltim, termasuk Kota Samarinda.

Bahkan, akibat rencana pemerintah pusat memangkas DBH Kaltim, memicu kemarahan ratusan masyarakat dan melakukan aksi protes di Jalan Gajah Mada, Teras Samarinda, pada Kamis (16/10/2025).

“Tentu dengan dipangkasnya DBH, anggaran-anggaran untuk pembangunan itu akan mengalami turbulensi dan perputaran ekonomi di masyarakat akan mengalami goncangan,” tegas Viktor.

Untuk diketahui, pemangkasan di Kaltim sendiri diperkirakan hingga menyentuh angka 75 persen, atau Rp6 triliun menjadi Rp1,4 triliun.

Pemotongan sebesar 75 persen ini, dianggap akan memberikan pukulan berat bagi pembangunan beberapa sektor, seperti infrastruktur pendidikan, kesehatan dan sebagainya, terutama roda ekonomi masyarakat juga diprkirakan turun.

“Saya mengapresiasi perjuangn dari masyarakat, yang mana perjuangan ini adalah untuk kemasalatan orang banyak, untuk kebutuhan dan kepentingan masyarakat Kaltim,” tegas Viktor.

Meskipun pemangkasan tidak berdampak langsung ke wilayah Samarinda, tetapi efeknya tetap akan merambah keseluruh daerah di Kaltim.

Oleh karena itu, menurut dia, pemerintah pusat harus jeli melihat mana saja daerah-daerah penghasil yang banyak dikeruk sumber daya alamnya.

“Jangan hanya dikeruk saja sumber hasil buminya, tetapi bagaimana kemudian keseimbangan kembali ke daerah untuk membangun,” terangnya.

Dia berharap, pemerinta pusat kembali mempertimbangkan pemangkasan untuk daerah Kaltim.

(Adv/dprdsamarinda/ys)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *