DPRD Samarinda Soroti Ketergantungan Pasokan Pangan dari Luar Daerah

MEDIAKATA.COM, SAMARINDA- Ketergantungan Kota Samarinda terhadap pasokan bahan pangan dari berbagai daerah di luar Kalimantan Timur masih menjadi perhatian DPRD Kota Samarinda. Kondisi tersebut dinilai menunjukkan bahwa kemampuan produksi pangan lokal belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Kamaruddin, menjelaskan bahwa sejumlah komoditas pokok, seperti beras, bawang merah, dan bawang putih, hingga kini masih dipasok dari berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, pasokan tersebut berasal dari Jawa Timur, Jawa Barat, Indramayu, hingga Sulawesi untuk menjaga ketersediaan kebutuhan masyarakat.

Ia menilai, sektor pertanian di Samarinda sebenarnya memiliki potensi untuk berkembang, tetapi hingga saat ini produktivitasnya belum cukup untuk mendukung kemandirian pangan daerah. Beberapa jenis sayuran memang telah dihasilkan oleh petani lokal, namun volumenya masih terbatas sehingga belum mampu memenuhi seluruh permintaan pasar.

Selain menyoroti kondisi produksi pangan, Kamaruddin juga mengkritisi lambatnya realisasi berbagai program pengembangan pertanian. Ia menyebut pembangunan infrastruktur pendukung, terutama jaringan irigasi dan sistem pengairan, masih jauh dari harapan sehingga produktivitas lahan pertanian belum dapat ditingkatkan secara maksimal.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu memberikan perhatian yang lebih serius terhadap sektor pertanian melalui penyediaan sarana produksi, perbaikan infrastruktur, dan pemanfaatan lahan yang selama ini belum dikelola secara optimal.

Ia juga mengusulkan agar lahan-lahan yang terbengkalai, termasuk kawasan bekas aktivitas tambang ilegal yang memungkinkan untuk direhabilitasi sesuai ketentuan, dapat dimanfaatkan sebagai area pertanian produktif. Dengan pengelolaan yang tepat dan dukungan pemerintah, langkah tersebut diyakini dapat membantu meningkatkan produksi pangan lokal sekaligus mengurangi ketergantungan Samarinda terhadap pasokan dari luar daerah. (Adv/DPRD Kota Samarinda) .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *