Berhentinya Pelatihan IKM Luar Daerah Buka Babak Pembinaan Baru Disperindag Kutim Hadapi Efisiensi

Teks Foto : Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan/ist.

MEDIAKATA.COM, SANGATTA — Kebijakan efisiensi anggaran di Kutai Timur (Kutim) berdampak langsung pada program pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM). Mulai 2025, seluruh pelatihan luar daerah dihentikan. Disperindag Kutim kini mengubah pendekatan pembinaan dari model berbasis mobilisasi menjadi pembinaan lokal dengan intensitas lebih rendah.

Kepala Disperindag Kutim, Nora Ramadhani, menjelaskan bahwa keputusan tersebut muncul setelah evaluasi belanja menunjukkan biaya pelatihan luar daerah tidak lagi sesuai kemampuan fiskal.

“Setiap perjalanan pelatihan membutuhkan komponen biaya yang besar, mulai dari perjalanan, akomodasi, makanan, hingga uang saku. Ketika anggaran kami dipotong lima puluh persen, kami tidak punya ruang untuk kegiatan seperti itu,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa keputusan ini lebih merupakan langkah penyesuaian struktural.

“Bukan karena programnya tidak efektif, tetapi karena anggaran tidak mencukupi.”

Untuk menjaga kesinambungan program, Disperindag menyiapkan model pembinaan baru melalui klinik konsultasi, pendampingan legalitas, serta pemetaan pelaku usaha prioritas. Pendekatan baru ini menekankan efisiensi dan keberlanjutan meski skalanya lebih kecil.

“Pendampingan tetap berjalan. Kami fokus pada pelaku yang paling membutuhkan, khususnya yang produksinya mulai naik tetapi menghadapi kendala administrasi atau standar mutu,” ujarnya.

Nora menambahkan bahwa pengawasan lapangan kini lebih intensif dilakukan karena pelaku IKM tidak lagi memperoleh pengalaman belajar dari luar daerah.

Kebijakan baru ini menandai perubahan struktur pembinaan IKM di Kutim agar lebih hemat, lebih dekat dengan masyarakat, namun juga lebih menantang dalam menjaga mutu. Pemerintah berharap pendekatan tersebut tetap menjaga daya saing IKM di tengah keterbatasan fiskal.

(ADV/Diskominfo Kutim/Zi).

Editor: Editor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *