MEDIAKATA.COM, SAMARINDA – DPRD Provinsi Kalimantan Timur kembali mengadakan acara “Dialog Rakyat” dengan tema Pengawasan Hasil Pembangunan yang bertempat di lingkungan Kecamatan Samarinda Kota, Kota Samarinda dengan puluhan masyarakat setempat, tokoh masyarakat, serta sejumlah pihak terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Anggota DPRD yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah Abdul Giaz, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur dari Fraksi Partai Nasdem.
Dalam sambutannya, Abdul Giaz menyampaikan bahwa kegiatan dialog rakyat ini merupakan bentuk komitmen DPRD Provinsi Kalimantan Timur untuk terus mendekatkan diri dengan masyarakat dalam rangka mengawasi dan mengevaluasi hasil pembangunan yang telah dilaksanakan di daerah.
“Dialog seperti ini penting agar kami dapat mendengar langsung aspirasi masyarakat terkait perkembangan pembangunan di daerah. Kami juga ingin memastikan bahwa setiap program pembangunan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung secara interaktif, di mana masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan, kritik, serta harapan terhadap hasil pembangunan yang ada. Beberapa isu yang menjadi sorotan dalam dialog tersebut antara lain kualitas infrastruktur, serta persoalan kebanjiran, khususnya kondisi jalan yang masih membutuhkan perhatian, serta optimalisasi penanggulangan bencana.
Sebagai perwakilan Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Timur yang membidangi Meliputi Keuangan Daerah, Aset Daerah, Perpajakan, Retribusi, Perbankan, Perusahaan Daerah, Dunia Usaha, Penanaman Modal, Keuangan dan Investasi, Abdul memberikan penjelasan mengenai program-program pembangunan SMD yang sedang berjalan serta langkah-langkah pengawasan yang dilakukan DPRD untuk memastikan pelaksanaannya tepat sasaran.
“Kami akan terus mengawal dan memastikan penggunaan anggaran pembangunan agar benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak positif,” tegasnya.
Dialog rakyat ini ditutup dengan harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan.
Abdul menegaskan bahwa sinergi antara DPRD Provinsi Kalimantan Timur dan masyarakat merupakan kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas dan berkeadilan.
(adv/dprd kaltim)*













