MEDIAKATA.COM,SAMARINDA – Kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang mulai diberlakukan secara nasional pada 10 Juni 2026 menuai perhatian dari DPRD Kota Samarinda. Dampak kebijakan tersebut dinilai tidak hanya dirasakan oleh pengguna kendaraan, tetapi juga berpotensi memengaruhi kondisi ekonomi masyarakat secara lebih luas.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, menilai kenaikan harga BBM akan memicu peningkatan biaya di berbagai sektor. Menurutnya, kondisi tersebut dapat berujung pada naiknya harga kebutuhan pokok yang pada akhirnya semakin membebani masyarakat.
Puji mengungkapkan bahwa keluhan terkait kenaikan harga BBM banyak disampaikan warga dari berbagai kalangan. Ia menilai reaksi tersebut merupakan hal yang wajar mengingat bahan bakar menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan dari aktivitas sehari-hari.
“Hampir seluruh masyarakat merasakan dampaknya. Kenaikan ini tentu menjadi beban bagi banyak orang,” ujarnya pada Selasa (16/6/2026).
Ia menjelaskan, BBM memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat maupun proses distribusi barang. Ketika biaya bahan bakar meningkat, biaya operasional dan transportasi ikut bertambah sehingga berpengaruh terhadap harga berbagai kebutuhan rumah tangga.
Menurut Puji, kondisi tersebut menjadi semakin berat karena tidak diikuti peningkatan pendapatan masyarakat. Akibatnya, kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari semakin menurun.
“Pendapatan masyarakat tetap, sementara pengeluaran justru semakin besar,” katanya.
Lebih lanjut, ia melihat mulai muncul gejala perlambatan aktivitas ekonomi di tengah masyarakat. Daya beli yang melemah membuat banyak warga harus melakukan penyesuaian terhadap pola pengeluaran agar kondisi keuangan tetap terjaga.
Sebagai contoh, sebagian masyarakat kini memilih menggunakan kendaraan roda dua dibandingkan mobil untuk menghemat biaya operasional. Perubahan perilaku tersebut dinilai menjadi gambaran bahwa masyarakat sedang berupaya beradaptasi dengan meningkatnya biaya hidup akibat kenaikan harga BBM.(Adv/DPRD Kota Samarinda) .













