DPRD Kota Samarinda

Laila Fatihah Motivasi Pelaku UMKM di Sempaja Utara, Laila: Kita Berikan Pendampingan

148
×

Laila Fatihah Motivasi Pelaku UMKM di Sempaja Utara, Laila: Kita Berikan Pendampingan

Sebarkan artikel ini

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda melakukan kegiatan Sosraperda di Kelurahan Sempaja Utara, Kota Samarinda, Jumat (10/8/2023) pukul 16.00 Wita. (Rangga Aristy/Media Kata).

MEDIAKATA.COM, SAMARINDA – Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Laila Fatihah sukses menggelar Sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (Sosraperda) tentang Perlindungan dan Pendistribusian Produk Lokal UMKM Ke Pasar Modern, pada Jumat (10/8/2024) pukul 16.00 Wita.

Dihelat di Jalan Saliki Gang 8 RT 9 Kelurahan Sempaja Utara, Samarinda Kota itu, bertujuan agar memberikan motivasi kepada para pelaku UMKM. Tentunya, diperuntukan supaya produk usaha yang dijual dapat dikenal secara luas.

“Dengan penyebarluasan sosialisasi Raperda ini juga yang tadinya mereka tidak punya pendampingan, tidak punya ilmu, dan saat ini lah kita berikan mereka pendampingan dan ilmu  supaya globalisasi nya dapat,” jelas Laila Fatihah.

“Karena produk mereka tidak di kenal di Sempaja Utara saja, tapi bagaimana mereka ini bisa menjadi snack box di DPRD Samarinda. Tetapi kalau mereka ini lolos dari syarat-syarat yang telah ditentukan,” sambungnya.

Kata dia, dilaksanakannya sosraperda ini bisa menjadi suatu langkah dalam memberikan wawasan informasi kepada pelaku UMKM. Kemudian, dalam mendesain dan mengolah produk-produk lokal. Agar dapat dimasukkan ke pasar modern.

Ia menambahkan, UMKM rencananya akan dilatih oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Maka itu, diperlukan juga pendataan, dan hingga sesi seleksi.

“Apakah mereka ini layak, kalau tidak layak maka apa kurangnya,” kata Laila.

Dengan demikian Politisi PPP itu, menginginkan ada subsidi dari pemerintah kota Samarinda bagi pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya. Seperti, mulai dari packaging dan lain proses penjualannya.

Menurutnya, sebelum memasok produk lokal ke pasar modern. Harus ada uji laboratorium untuk menentukan tanggal expired dari produk makanan atau minuman tersebut.

Baca Juga :  DJP Kaltimta-tara Kunker Ke MPP Kukar, Max : MPP Sangat Representatif

“Jangan semua dibebankan kepada mereka-mereka (pelaku UMKM) ini. Kita sebenarnya memiliki banyak pelaku UMKM yang mandiri, namun seperti mengurus izin nya saja mereka masih merasa sulit,” ungkapnya.

Dia berharap, semoga dengan Sosraperda inisiasi ini, dapat disahkan menjadi suatu wadah atau payung hukum dalam membangkitkan ekonomi pelaku UMKM di Kota Samarinda.

“Dengan adanya dukungan dari raperda ini yang memberikan perlindungan dalam pendistribusian produk lokal UMKM ke pasar modern juga diharapkan agar kalau bisa mereka dapat bersaing secara global,” pungkasnya.

[RGA/TSN]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *