Scroll untuk baca artikel
AdvertorialDaerahDPRD Prov. KALTIM

Desa Wisata Loa Duri Punya Potensi, DPRD Kaltim Harap Pemda Lakukan Pembangunan

200
×

Desa Wisata Loa Duri Punya Potensi, DPRD Kaltim Harap Pemda Lakukan Pembangunan

Sebarkan artikel ini

MEDIAKATA.COM, SAMARINDA– Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Muhammad Samsun mendapat sejumlah aspirasi warga Desa Loa Duri di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengenai kondisi dan pembangunan desa wisata.

Desa wisata merupakan desa yang memiliki daya tarik tersendiri, sehingga tak heran banyak diminati. Begitu pula, dengan Desa Wisata Loa Duri. Desa wisata dengan sejumlah atrasi yang dapat memikat pengunjung.

Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun, pun mengingatkan bahwa desa Wisata Loa Duri memiliki potensi pembangunan daerah. Struktur kehidupan masyarakat adat yang terkandung akan berdampak pada peningkatan ekonomi.

“Pengembangan desa wisata itu sangat penting karena meningkatkan ekonomi kerakyatan. Kehadiran para wisatawan berdampak pada perputaran uang di wilayah yang semakin bagus. Apalagi di Kukar, banyak tempat wisata yang indah dan menawan,” ungkap Samsun, Selasa (24/10/2023).

Ia berharap, Desa Wisata Loa Duri di Kukar menjadi sebuah salah satu destinasi yang memiliki daya tarik para wisatawan yang berkunjung ke benua etam. Dari pengunjung lokal hingga mancanegara.

Ia pun melanjutkan, pihaknya akan terus berkomunikasi dan berkordinasi, dengan Pemda dan beberapa pihak bersangkutan untuk pembangunan Desa Wisata tersebut.

“Memang harus bersama-sama, mendukung pengembangan desa wisata karena itu adalah aset daerah yang potensial,” ujarnya.

Legislator itu pun mengimbau warga setempat untuk menjaga destinasi lokal wilayah Kukar.

“Kita juga harus melestarikan budaya dan adat istiadat kita, agar wisatawan dapat merasakan keunikan dan kekhasan daerah,” ujarnya.

Tak ketinggalan Samsun pun menjelaskan, tingkat kemakmuran petani dan kesejahteraan masyarakat, menjadi salah satu unsur pendukung pembangunan Wisata Loa Duri Kukar.

“Petani di sini sangat membutuhkan bantuan pupuk, karena tanahnya kurang subur. Jalan penghubung antar desa juga harus disegerakan, agar akses transportasi dan pemasaran hasil pertanian lebih mudah,” kata Samsun.

Ia pun meminta sektor pertanian untuk ditingkatkan guna menopang ketahanan pangan di Kaltim.

“Adanya kelompok-kelompok tani, supaya memudahkan jika menerima bantuan dari pemerintah provinsi, karena legalitas jelas dan tidak diperuntukkan perorangan,” tutup Samsun.

[ADV/RUL/TSN]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *