Polresta Samarinda Ungkap Kasus Tidak Pidana Narkotika Di Samarinda Ilir

Dok.Barang sitaan Polresta Samarinda sebagai barang bukti.

MEDIAKATA.COM, SAMARINDA – Satuan Reserse Narkoba Polresta Samarinda mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika di salah satu kediaman pelaku pada hari Jumat, 12 Januari 2024, pukul 20.15 Wita di Jl.Jelawat Gg. Abah No.- RT.02 Kel. Sidomulyo Kec.Samarinda Ilir, Kota Samarinda.

Kasat Resnarkoba Kompol Bambang Suhandoyo mengungkapkan, penangkapan terhadap AD sebagai pelaku pada Jumat malam berawal dari informasi pelapor tentang rumah di Jalan Jelawat Samarinda Ilir tersebut, kerap menjadi lokasi pelanggaran Narkotika.

“Setelah kami koordinasi, pelapor dan saksi langsung lakukan penggeledahan bersama, menemukan
satu orang laki-laki yang berada didalam kamar lantai 2, dan ditemukan barang bukti berupa Narkotika jenis sabu” jelasnya, Rabu (17/1/2024).

Berdasarkan hasil interogasi, pelaku mengaku telah menyimpan narkotika jenis sabu tersebut. Petugas Satuan Reserse Narkoba Polresta Samarinda lantas menggeledah kamar tersebut dan menemukan 5 bungkus/poket Narkotika jenis sabu seberat 2,79 Gram Brutto berada dalam 1 buah kotak kecil, yang ditemukan diatas lantai kamar tidak jauh dari pelaku.

“Total barang bukti yang kami amankan adalah 5 bungkus sabu seberat 2,79 gram brutto. Kami juga menyita uang tunai Rp 6 juta yang diduga hasil penjualan narkotika, satu unit ponsel Infinix Silver, serta satu kotak kecil, satu sendok penakar, 1 bendel plastic klip, dan 1 unit timbangan digital,”ungkapnya Bambang.

Pelaku akan dijerat berdasarkan ketentuan Pasal 114 ayat 1 atau Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Bambang Suhandoyo mengapresiasi kinerja personel Sat Reskoba Polresta Samarinda beserta pelapor dan saksi karena telah berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika tersebut.

Dalam menghadapi kasus penyalahgunaan narkotika, ia mengimbau kepada masyarakat agar tidak terlibat dalam kegiatan tersebut, dan mendorong masyarakat untuk proaktif melaporkan segala aktivitas mencurigakan di sekitar lingkungan mereka.

Baca Juga :  Sebut Aplikasi Perjalanan Dinas Punya Kelemahan

“Untuk memberantas peredaran narkotika di wilayah Samarinda, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkotika yang dapat merusak generasi bangsa,” tutupnya.

[RUL/TSN]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *