DLH Samarinda Sebut TPA Sambutan Miliki Keterbatasan Penampungan Sampah, Siapkan Zona 2 Entaskan Persoalan

Dok.Ilustrasi tumpukan sampah yang menggunung di TPA. (Ist)

MEDIAKATA.COM, SAMARINDA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda berencana akan menghadirkan Zona 2 di Tempat Pemprosesan Akhir (TPA) Sambutan, Kecamatan Sambutan, Samarinda. Upaya tersebut dilakukan sebagai respons terhadap keterbatasan kapasitas penampungan sampah pasca penutupan TPA di Bukit Pinang waktu lalu.

Diketahui, dalam upaya mengatasi krisis penanganan sampah, Pemerintah Kota melalui DLH Samarinda mengambil langkah proaktif dengan memindahkan TPA di Bukit Pinang ke Sambutan.

Setelah TPA di pindahkan, muncul sebuah persoalan yakni kapasitas penampungan di Sambutan memiliki kapasitas yang tergolong terbatas. Oleh karenanya, merencanakan perluasan zona pembuangan menjadi persoalan utama untuk dibahas.

Kepala Bidang Pengolahan Sampah dan Limbah B3 DLH Samarinda Boy Leonardo Sianipar, mengungkapkan pembuatan Zona 2 di TPA Sambutan pada tahun 2024 telah direncanakan oleh pihaknya.

Menurutnya, jumlah sampah setiap tahunnya akan terus mengalami peningkatan. Sehingga solusi perluasan zona pembuangan dinilai sebagai langkah strategis untuk mengakomodasi volume sampah yang semakin bertambah.

“Paling lama satu setengah tahun saja, makanya diadakan zona dua,” ungkapnya Boy, Kamis (18/1/2024).

Ia menjelaskan, guna memastikan TPA Sambutan dapat menanggapi pertumbuhan sampah di masa mendatang. Pihaknya mengambil langkah tersebut sebagai upaya pembangunan dengan manfaat yang berkelanjutan.

“Kami sudah ada tim untuk diperhitungan. Sebab zona satu tak dapat menampung beban sampah dalam jangka panjang,” imbuhnya.

Boy membeberkan, guna melancarkan renacananya, pihaknya mesti melakukan pemilihan lokasi yang tepat. Dengan penempatan yang strategi, diharapkan Zona 2 sebagai tempat pembuangan dapat berfungsi secara efisien dan berkelanjutan terkait penanganan sampah.

“Di sana bentukannya agak lereng, jadi harus di lakukan pemapasan lahan (cut and fill), dan kupasannya itu nanti digunakan untuk menutup zona satu,” pungkasnya.

Baca Juga :  Kota Samarinda Miliki Potensi Investasi, DPMPTSP Harap Itu Mengundang Minat Investor

[RUL/TSN]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *