Pj Gubernur Harap Kaltim Berkemajuan Ke Depan, Imbau Para Pemimpin Rutin Lakukan Pengawasan Lapangan

Dok. Pj Gubernur Akmal Malik mendampingi Presiden RI dalam peresmian Terminal Samarinda Sebrang. (Ist)

MEDIAKATA.COM, SAMARINDA – Menimbang segala potensi Kalimantan Timur dari berbagai sektor, Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik, mendorong seluruh Pemimpin Daerah (Pemda) untuk rutin lakukan pengawasan secara langsung di lapangan. Hal itu sebagai bukti upaya mewujudkan Visi dan Misi Kaltim, yakni “Berani untuk Kaltim Berdaulat”.

Tinjauan lapangan secara langsung oleh Pemda merupakan upaya efektif untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang berbagai isu yang dihadapi oleh masyarakat serta potensi yang bisa dikembangkan.

Pasalnya, dengan melihat secara langsung kondisi riil di lapangan, Pemda dapat merumuskan kebijakan yang lebih tepat dan berdaya guna. Tak hanya itu, hal tersebut juga dapat memberikan dampak positif secara psikologis bagi masyarakat. Seperti yang diungkapkan oleh Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik.

“Pemimpin harus rajin turun ke bawah, Pentingnya peran leadership, pemimpin juga harus bisa berinovasi,” ungkapnya, Rabu (28/2/2024).

Ia memandang, Kaltim memiliki keunggulan yang tidak dimiliki oleh Provinsi lain. Sehingga, tugasnya sebagai Penjabat, seperti yang diamanatkan oleh Kemendagri melalui Presiden RI wajib dikerjakannya sebagai Pemimpin Kaltim.

Memastikan pelayanan publik berjalan, investasi yang aman, pemilu berjalan lancar, memantau laju inflasi, memudahkan proses perizinan dan berbagai tugas fungsi lainnya telah ia emban. Berangkat dari itu, ia pun memahami potensi dan kekurangan yang ada di Benua Etam.

“Menurut saya Kaltim memiliki kultur masyarakat sangat bagus untuk berinvestasi, kenapa itulah IKN ada di Kaltim. Lalu bagaimana masalahnya di Kaltim, tentu ada sektor pertambangan yang juga menjadi pendapatan dan dampaknya. Sejak awal harusnya kebijakan Pemprov Kaltim memiliki solusi dari pada itu,” ujarnya Akmal Malik.

Baca Juga :  Program Jemput Sampah Direncanakan DLH, DPRD Kota Imbau Perbanyak SDM

Dirjen Otda Kemendagri itu menjelaskan, usai evaluasinya sebagai Pj Gubernur Kaltim selama tiga bulan terakhir, ia berkesimpulan bahwa, Kaltim melupakan potensi yang dimilikinya. Seperti membangun dan mengembangkan sektor pariwisata dan pertanian. Tak hanya itu, kolaborasi antara Pemprov dan Pemkot kurang digalakkan, sehingga peningkatan wilayah kurang maksimal.

“Saya saja sebagai Pj tidak tahu, semisal di Mahulu itu apa khasnya, apa wisatanya. Nah ini yang menjadi masalah, harusnya ada kolaborasi,” ungkapnya.

Berkaitan dengan ketahanan pangan, Akmal Malik menilai, Kaltim merupakan wilayah yang memiliki keluasan tanah yang sangat besar. Karena itu, sangat disayangkan, apabila mengembangkan sektor tersebut kurang diperhatian.

Lantaran, tanah tidak hanya untuk sawit dan pertambangan, namun memiliki potensi lainnya, seperti pariwisata, peternakan, dan perikanan. Sebab itu, menjadi catatan penting agar visi dan misi Kaltim “Berani untuk Kaltim Berdaulat” dapat diwujudkan.

Ia pun menegaskan, agar Pemda dapat meningkatkan setiap lini sektor berpotensi yang ada di Kaltim. Mengingat, dalam hal pangan, belum ada upaya serius menanggapi hal tersebut.

“Dari RPJMD dan RKPD-nya saja kita lihat banyak tidak mengarah kesana. sayang sekali beberapa indikator ini bagus, namun kebutuhan sehari-hari soal pangan, perspektif berdaulat itu tidak ada. Alokasi anggaran untuk itu (ketahanan pangan) belum terlihat,” pungkasnya.

[RUL/TSN]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *