Wakil Direktur MediaKata Jadi Pembicara Sekolah Legislatif

Tumbuhkan Peran Mahasiswa Sebagai Agent Of Control

Teks foto : Kegiatan Sekolah Legislatif SEMA UINSI Samarinda. (Syahrul/MEDIAKATA)

MEDIAKATA.COM, SAMARINDA – Program kerja Sekolah Legislatif inisiasi Senat Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (SEMA UINSI) Samarinda telah memasuki hari ke-2. Diantaranya, ialah pelatihan Legal Drafting.

Secara garis besar, tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman, tentang tata cara pembentukan peraturan.

Ketua pelaksana, Muhammad Ayub Fadhlurrohman Assidik, mengatakan, salah satu yang jadi perhatiannya saat ini adalah peran mahasiswa dalam memahami peraturan.

Menurutnya, sebagai legislator muda, peraturan dapat ditemukan di setiap sektor. Mulai dari Pemerintahan, Perusahaan, bahkan Universitas. Sehingga, dirasa perlu bagi pihaknya untuk mempelajari setiap elemen yang diperlukan dalam peraturan sebagai jawaban suatu permasalahan.

“Peraturan itu kan banyak kita temukan. Yang jadi pertanyaan, untuk apa sih itu, buat siapa, manfaatnya apa. Itu yang perlu difahami. Makanya, saya bilang kita Mahasiswa harus faham itu legak drafting,” ungkapnya Ayub, Jumat (31/5/2024) siang.

Ia mengatakan, dalam pelatihan yang diselenggarakan olehnya, hanya berfokus bagaimana memerankan seorang legislator. Sebab, sebagai miniatur negara, mahasiswa kampus memerlukan daya pikir kritis untuk tidak diam saat suatu problematika muncul. Baik dalam kampus, maupun luar kampus.

“Sebab itu, mereka perlu belajar tentang legislatif. Selain dalam ranah kampus, pastinya peraturan negara perlu juga difahami. Gimana mau jadi generasi penerus, kalau masih banyak generasi muda yang nyaman dengan zonanya masing-masing,” ucapnya.

Ia pun berharap, dengan terselenggaranya agenda pelatihan rutinan ini, mereka yang sekarang jadi peserta dapat menjadi pemimpin sesuai dengan tema yang diangkat.

“Setiap dari kita pasti akan jadi penerus. Di rumah iya, di kampus iya, di Negara pun juga iya. Saya bilang, kita gak selamanya jadi seperti ini, gak ada yang tau kita bisa jadi apa. Cuma satu, kita mau belajar dan bermanfaat untuk orang dan meneruskan kebaikannya atau menghacuncurkan,” pungkasnya.

Baca Juga :  Alami Peristiwa Tak Terduga, KPU Samarinda Upayakan Kesehatan Anggota KPPS Segera Pulih Jelang Pemilu 2024

Sementara itu, Wakil Direktur MediaKATA.com, Topan Setiawan turut mengapresiasi, kegiatan tersebut. Ia mengatakan, membangun semangat dan berperan dalam organisasi masih sangat diperlukan di tataran pemerintahan kampus.

“Saya sangat mengapresiasi, setiap kegiatan di kalangan mahasiswa. Karena, fenomena rendahnya semangat mahasiswa dalam berperan di lingkungan organisasi sangat terasa. Jadi, kalau bisa kegiatan seperti ini tidak hanya dijadikan rutinitas tapi terus digaungkan dan dikembangkan,” urainya.

Ia menilai, diskusi dan belajar dalam forum tersebut dapat menjadi peluang menciptakan akademisi yang berkualitas kedepannya. Sebab, ruang dan forum telah menjadi bagian dari upaya, untuk menumbuhkan kembali kesadaran peran sebagai mahasiswa. Khususnya, sebagai agent of control terhadap kebijakan pemerintah

“Semoga ini, tak hanya dijadikan sebagai acara seremoni saja ya. Kalau bisa, ada bentuk nyata dari apa yang telah mereka pelajari selama tiga hari ini,” pungkasnya.

Penulis: Syahrul MubarokEditor: Topan Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *