BontangHukum & Peristiwa

Gelar SOSPERDA, Abdul Kadir Tappa : Masyarakat Miskin Tak Lagi Sulit Akses Bantuan Hukum

146
×

Gelar SOSPERDA, Abdul Kadir Tappa : Masyarakat Miskin Tak Lagi Sulit Akses Bantuan Hukum

Sebarkan artikel ini
Teks Foto : Anggota DPRD Kaltim Abdul Kadir Tappa Memberikan Materi Sosialisasi Perda Bantuan Hukum/MEDIAKATA.COM

MEDIAKATA.COM, BONTANG – Anggota DPRD Provinsi Kaltim, Abdul Kadir Tappa menggelar kegiatan sosialisasi terkait Penyelenggaraan Bantuan Hukum di Hotel Tiara Surya, Jalan MT Haryono, Kelurahan Gunung Elai, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Minggu (9/6/2024).

Abdul Kadir Tappa menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi terkait penyelenggaraan bantuan hukum sangat penting bagi masyarakat ketahui. Memberikan kesadaran pada masyarakat, jika negara kita sebagai negara hukum semuanya telah diatur oleh hukum.

Sehingga jika nantinya ada masyarakat yang kurang mampu tidak memiliki biaya untuk bawa kasusnya ke pengadilan, ada bantuan hukum yang telah dipersiapkan oleh pemerintah.

“Perlu dipahami bahwa di negara kita ada bantuan hukum, jika kita ingin mendapatkan bantuan hukum dari pembela yang profesional pastinya kita akan mengharuskan membayar dengan mahal. Sedangkan rakyat yang kurang mampu tidak berdaya buat membayar, makanya disiapkan lewat Perda ini,” ucapnya.

Akademisi, Bilher Hutahaean menjelaskan tujuan yang pertama adalah hukum menjamin adanya kepastian hukum dalam masyarakat dan hukum itu harus bersendikan pada keadilan.

Teks Foto : Suasana antusias masyarakat mengikuti sosialisasi/mediakata.com

Selanjutnya menjaga dan mencegah agar setiap orang tidak menjadi hakim atas dirinya sendiri, tidak mengadili dan menjatuhi hukuman terhadap setiap penyelenggaraan hukum terhadap dirinya. Namun tiap perkara harus diselesaikan melalui proses pengadilan dengan perantaraan hakim.

“Sehingga banyak sekali beranggapan, kalau orang yang kurang mampu jangan sampai membuat perkara, karena ada biaya yang sangat mahal. Bahkan bisa juga dibilang, yang melakukan perkara harus memiliki uang yang banyak. Inilah tujuan adanya bantuan hukum dari pemerintah, untuk masyarakat yang kurang mampu,” jelasnya.

Kesempatan yang sama, Pembina Pondok Pesantren Tahfidz Quran Taman Firdaus, Misransyah mengatakan menjadilah seseorang yang sederhana, memikirkan keadilan bagi seluruh warga indonesia dengan saling membantu antar sesama. Karena dengan adanya aturan hukum yang berlaku, jangan sampai mementingkan diri sendiri. Berusahalah menjadi orang yang memiliki manfaat baik, bagi orang lain.

Baca Juga :  Jaksa Agung Tindak Tegas Oknum Jaksa yang Melakukan Dugaan Pemerasan

“Kita harus mendapatkan keadilan di negara kita sendiri, indonesia. Jangan sampai kita menjadi korban orang yang zalim,” tutupnya.

ADV/DPRDKALTIM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *