Disdikbud Kutim Mulai Siapkan Buku Sejarah Islam 2026, Pengumpulan Data dan Validasi Lapangan Dipercepat

Teks Foto : Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutim, Padliyansyah/Ist.

MEDIAKATA.COM, SANGATTA — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mulai menyiapkan penyusunan Buku Sejarah Kebudayaan Islam Kutim yang ditargetkan rampung pada 2026. Tahap awal yang dilakukan adalah pengumpulan data hasil Seminar Kebudayaan Islam 2025 dan verifikasi dokumen sejarah di lapangan.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutim, Padliyansyah, menyebut penyusunan buku ini merupakan keputusan strategis pemerintah daerah.

“Kami ingin seluruh sejarah Islam di Kutim terdokumentasi resmi. Tidak lagi terpisah-pisah seperti sekarang,” ujarnya.

Data awal berasal dari makalah akademisi, arsip masjid tua, hingga catatan perjalanan ulama yang datang melalui jalur laut. Sejumlah wilayah pesisir seperti Sangkulirang dan Bengalon menjadi titik utama penelusuran.

“Di lapangan, masih banyak dokumen keluarga dan arsip dakwah yang belum terdigitalisasi,” katanya.

Untuk memastikan akurasi, Disdikbud akan membentuk tim khusus pada 2026. Tim ini berisi peneliti, MUI, serta pemerhati sejarah lokal. Mereka akan melakukan verifikasi situs, dokumentasi ulang, dan wawancara tokoh masyarakat. Padliyansyah menambahkan,

“Kami targetkan proses validasi berjalan cepat supaya penulisan bisa dimulai pertengahan tahun.”sambungnya.

Pemerintah juga mendorong agar buku ini nantinya menjadi bahan ajar muatan lokal. Materi sejarah lokal direncanakan masuk dalam kurikulum sekolah.

“Anak-anak Kutim perlu sumber bacaan yang kredibel tentang sejarah daerahnya,” ucapnya.

Selain untuk kepentingan pendidikan, penyusunan buku ini sekaligus bertujuan memperkuat identitas budaya masyarakat Kutim. “Ini dokumen resmi pertama yang memuat perjalanan Islam di sini,” tutup Padliyansyah.

(ADV/Diskominfo Kutim/Zi).

Editor: Editor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *