MEDIAKATA.COM, SAMARINDA – Dalam rangka memperkuat pemahaman masyarakat terhadap praktik demokrasi yang sehat terus dilakukan oleh Abdul Giaz, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Timur melalui kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) Ke 2.
Pada waktu yang sama, kegiatan tersebut digelar di gedung serbaguna Kecamatan Samarinda Ulu, dengan mengusung tema “Transparansi Perencanaan dan Penganggaran dalam Pemerintahan yang Demokratis.” Jumat 13/3/2026.
Kegiatan ini menjadi agenda rutin Anggota DPRD Kaltim, Abdul Giaz, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya sistem pemerintahan yang transparan, partisipatif, dan akuntabel di tingkat daerah.
Dalam forum tersebut, sejumlah narasumber dari kalangan penggiat demokrasi yang dihadirkan untuk memberikan pemaparan kepada para peserta, yakni Darma Dhika.
Pembuka agenda Abdul Giaz menegaskan bahwa menjaga dan memperkuat demokrasi tidak bisa hanya bergantung pada lembaga pemerintahan semata.
Menurutnya, masyarakat memiliki peran yang sama pentingnya dalam memastikan demokrasi berjalan dengan baik.
“Upaya memelihara demokrasi tidak hanya bergantung oleh DPRD, atau pemerintah, tetapi juga melibatkan seluruh elemen masyarakat,” paparnya.
Ia juga menekankan bahwa kesadaran publik terhadap pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran daerah harus terus ditingkatkan.
Dengan keterlibatan masyarakat yang aktif, proses pembangunan daerah diharapkan dapat berjalan lebih terbuka dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.
“Harapannya melalui Penguatan Demokrasi Daerah ini, masyarakat diharapkan semakin memahami posisinya sebagai bagian penting dalam sistem demokrasi, khususnya dalam mengawal jalannya pembangunan daerah,” ucapnya.
(Adv/DPRDPROVINSIKALTIM)*













