Dok.Tiang Lpju di Jalan Ahmad Yani Samarinda. (Ist)
MEDIAKATA.COM, SAMARINDA – Sejumlah Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Samarinda mendadak padam. Akibatnya, membuat sisi jalan menjadi gelap gulita. Ini berakibat fatal bagi para pengguna jalan yang mencoba melintas. Usut punya usut, diketahui padamnya LPJU itu, akibat ulah orang tidak bertanggung jawab.
Hal tersebut membuat Kepala Seksi Lantas Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda Didi Zulyani angkat bicara.
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Dishub Kota Samarinda, pihaknya membenarkan adanya dugaan pencurian kabel LPJU. Yang menyebabkan sejumlah titik di Kota Tepian mengalami gelap gulita pada malam hari.
Pencuri diyakini telah menggunakan sistem congkel dan menarik kabel, sehingga menyebabkan pemadaman LPJU itu mati di sejumlah titik.
Didi Zulyani menjelaskan, keadaan LPJU di beberapa titik yang mengalami kondisi mati, dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas saat matahari terbenam.
Kata dia, lima titik LPJU, termasuk di Jalan Soeprapto, DI Pandjaitan, Basuki Rahmat, dan S Parman, yang berada dalam kondisi tidak menyala. Memiliki potensi bahaya bagi pengguna jalan umum.
“Itu jelas sangat penting sekali untuk penerangan lalu lintas biar terjadi keselamatan jalan,” ungkapnya kepada MediaKATA.com, Rabu (17/1/2024) siang.
Menurutnya, pencurian kabel yang diduga terjadi pada dini hari, kerap dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab terhadap keselamatan umum.
“Kadang-kadang pencurian kabel, baik LPJU atau traffic light yang terjadi itu semua sempat terputus, mati, atau segala macam karena kabelnya dicuri gitu itu sering terjadi, meskipun kadang ada juga yang rusak,” imbuhnya.
Ia mengungkapkan, persoalan LPJU yang mati diduga akibat pencurian tengah diproses pihaknya, dan berkomitmen untuk menuntaskan persoalan tersebut, agar tidak berlanjut secara berkepanjangan.
“Kurang tau sudah sampai mana penyelidikannya, tapi kami Dishub sudah melaporkan kepihak berwajib, dan sekarang lagi proses,” lanjutnya.
Menurutnya, pencahayaan yang baik dari LPJU, dapat meningkatkan visibilitas jalan, membantu pengemudi melihat rambu-rambu lalu lintas, marka jalan, dan pejalan kaki. Hal tersebut tidak hanya memastikan keselamatan pengemudi, tetapi juga melindungi mereka yang berjalan kaki di sekitar jalan.
Sebagai anggota Dishub, ia pun mengajak masyarakat secara aktif bepartisipasi untuk mengawasi kondisi LPJU sekitar maupun traffic light yang ada. Jika ada kerusakan, pihaknya akan segera memperbaiki.
“Ya imbauan untuk masyarakat supaya bisa melaporkan jika ada LPJU, traffic yang mati. Kalau kita ada perangkatnya kita perbaiki langsung. Kalau gak ada butuh waktu sedikit tapi kalau ada bahan, kabel, kita ready. Gak cuma itu, hal-hal yang sekiranya dapat mempengaruhi keselamatan lalu lintas hubungilah kami,” pungkasnya.
[RUL/TSN]
Terbit : 16 Januari 2024
Cc : Reguler
Teks foto : Tiang Lpju di Jalan Ahmad Yani Samarinda. (Ist)
Judul : Pentingnya LPJU Bagi Lalu Lintas, Dishub Samarinda : Itu Keselamatan dan Keteraturan
MEDIAKATA.COM, SAMARINDA – Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) memiliki peran yang sangat penting mendukung pengendara. Namun, fungsi lampu jalan tersebut di hilangkan oleh sebagian orang yang di duga telah mengambil kabel untuk kepentingan pribadi. Seperti yang diungkapkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda.
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Dishub Kota Samarinda, pihaknya membenarkan adanya dugaan pencurian kabel LPJU yang menyebabkan sejumlah titik di Kota Tepian mengalami gelap gulita pada malam hari.
Pencuri diyakini telah menggunakan sistem congkel dan menarik kabel, sehingga menyebabkan pemadaman LPJU itu mati di sejumlah titik.
Kepala Seksi Lantas Dishub Samarinda Didi Zulyani menjelaskan, keadaan LPJU di beberapa titik yang mengalami kondisi mati, dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas saat matahari terbenam.
Didi menyampaikan, lima titik LPJU, termasuk di Jalan Soeprapto, DI Pandjaitan, Basuki Rahmat, dan S Parman, yang berada dalam kondisi tidak menyala. Memiliki potensi bahaya bagi pengguna jalan umum.
“Itu jelas sangat penting sekali untuk penerangan lalu lintas biar terjadi keselamatan jalan,” ungkapnya, Rabu (17/1/2024).
Menurutnya, pencurian kabel yang diduga terjadi pada dini hari, kerap dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab terhadap keselamatan umum.
“Kadang-kadang pencurian kabel, baik LPJU atau traffic light yang terjadi itu semua sempat terputus, mati, atau segala macam karena kabelnya dicuri gitu itu sering terjadi, meskipun kadang ada juga yang rusak,” imbuhnya.
Ia mengungkapkan, persoalan LPJU yang mati diduga akibat pencurian tengah diproses pihaknya, dan berkomitmen untuk menuntaskan persoalan tersebut, agar tidak berlanjut secara berkepanjangan.
“Kurang tau sudah sampai mana penyelidikannya, tapi kami Dishub sudah melaporkan kepihak berwajib, dan sekarang lagi proses,” lanjutnya.
Menurutnya, pencahayaan yang baik dari LPJU, dapat meningkatkan visibilitas jalan, membantu pengemudi melihat rambu-rambu lalu lintas, marka jalan, dan pejalan kaki. Hal tersebut tidak hanya memastikan keselamatan pengemudi, tetapi juga melindungi mereka yang berjalan kaki di sekitar jalan.
Sebagai anggota Dishub, ia pun mengajak masyarakat secara aktif bepartisipasi untuk mengawasi kondisi LPJU sekitar maupun traffic light yang ada. Jika ada kerusakan, pihaknya akan segera memperbaiki.
“Ya imbauan untuk masyarakat supaya bisa melaporkan jika ada LPJU, traffic yang mati. Kalau kita ada perangkatnya kita perbaiki langsung. Kalau gak ada butuh waktu sedikit tapi kalau ada bahan, kabel, kita ready. Gak cuma itu, hal-hal yang sekiranya dapat mempengaruhi keselamatan lalu lintas hubungilah kami,” pungkasnya.
[RUL/TSN]













