AdvertorialDaerahDPRD Prov. KALTIM

Sengketa Lahan Sering Terjadi, DPRD Kaltim Pun Menanggapi

86
×

Sengketa Lahan Sering Terjadi, DPRD Kaltim Pun Menanggapi

Sebarkan artikel ini
Ket: Anggota Komisi I DPRD Kaltim Harun Ar-Rasyid. (Ist)

MEDIAKATA.COM, SAMARINDA– Maraknya kasus sengketa lahan warga menjadi persoalan. Keterlibatan semua pihak menjadi titik penyelesaian tidak pernah berujung damai. Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi I DPRD Kaltim Harun Ar-Rasyid Selasa (10/10/2023).

Status lahan selalu melibatkan perusahaan dan masyarakat sehingga tak jarang kata sengketa sering terucap. Penyampaian warga perihal tersebut pun di tanggapi dan akan dicarikan solusinya. Seperti yang disampaikan Anggota Komisi I DPRD Kaltim Harun Ar-Rasyid.

“Sebagian sengketa lahan warga sudah ada solusinya, misalnya terkait masalah kantor pos yang ada di Kutai Timur, Alhamdulillah sudah selesai,” ujar legislator tersebut.

Kendati demikian, masih terdapat banyak lahan yang belum ditemukan solusinya antar dua pihak. Kesepakatan yang harusnya dibentuk oleh masyarakat dengan perusahaan selalu berujung konflik. Bahkan, klaim lahan milik orang lain sering terjadi.

Ia pun melanjutkan, lahan merupakan permasalahan lapangan yang rutin terjadi. Sebab terdapat kepemilikan yang tumpang tindih.

Harun juga menerangkan bahwa Badan Pertanahan Nasional (BPN), perlu menanggapi persoalan seperti ini. Sehingga kepemilikan tanah dapat diawasi dengan ketat dan tidak ada lagi pemilik tanah yang tumpang tindih.

“Kita tentunya masih akan melanjutkan pembahasan masalah sengketa lahan ini, yang terpenting adalah ada kesepakatan antara masyarakat dan perusahaan. Jika memang ada yang perlu diperbaiki, maka akan kita perbaiki. Jika ada yang perlu dipertahankan maka akan kita pertahankan,” kata Harun Ar-Rasyid.

Harun Ar-Rasyid pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah terhasut oleh pihak yang ingin memanfaatkan situasi dan kondisi yang menguntungkan bagi pribadi ataupun kelompok.

“Kita harus bersama-sama menjaga kondusifitas daerah, jangan sampai ada gesekan atau bentrok antara masyarakat dan perusahaan karena masalah lahan. Kita harus saling menghargai dan mencari solusi yang terbaik bagi semua pihak,” tutup Harun Ar-Rasyid.

Baca Juga :  Aspirasi Masyarakat Disampaikan Melalui DPRD Kaltim, Pj Gubernur Harap Selesaikan

[ADV/RUL/TSN]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *