Scroll untuk baca artikel
Disdikbud Kaltim

Disdikbud Kaltim Tanggapi Pembangunan Fasilitas UKS Sekolah Secara Merata

66
×

Disdikbud Kaltim Tanggapi Pembangunan Fasilitas UKS Sekolah Secara Merata

Sebarkan artikel ini

Ket : Sub Koordinator Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Disdikbud Kaltim, Siti Aminah.(Topan Setiawan/MEDIAKATA)

MEDIAKATA.COM, SAMARINDA – Kesehatan peserta didik, menjadi salah satu modal dasar mengoptimalkan pembelajaran. Apalagi untuk pembenahan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kaltim.

Hal itu harus selaras dengan ketersediaan sarana dan prasarana yang ada di sekolah. Banyaknya sekolah di Kaltim yang masih kekurangan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) perlu menjadi perhatian serius.

Sub Koordinator Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Siti Aminah mengatakan, sarana UKS di beberapa sekolah masih minim, terutama di daerah-daerah pelosok yang jauh dari pusat layanan kesehatan.

“UKS sendiri sangat dibutuhkan di setiap sekolah, terutama di daerah pelosok,” kata wanita berjilbab itu.

UKS seharusnya menjadi tempat pertolongan pertama bagi siswa. Ia berharap, agar fasilitas UKS tidak hanya melayani siswa yang ada di sekolah, melainkan juga membuka peluang untuk memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat sekitar.

“Kami mengharapkan agar UKS di daerah terpencil tidak hanya memberikan bantuan kesehatan bagi warga sekolah, melainkan juga dapat memperluas fungsinya untuk membantu masyarakat sekitar,” tambahnya.

Siti menyoroti kendala akses kesehatan umum di daerah pelosok yang sering kali jauh dari jangkauan. Oleh karena itu, mengoptimalkan fungsi UKS di sekolah sebagai pusat pertolongan pertama. Dapat menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.

“Karena letak fasilitas kesehatan umum seringkali sangat jauh di daerah pelosok, optimalisasi UKS di sekolah diharapkan dapat menjadi solusi proaktif,” tuturnya.

Siti menegaskan, sarana UKS bukan hanya penting untuk mendukung program-program di sekolah, tetapi juga harus disertai dengan manajemen yang baik.

“Harapannya adalah agar UKS di sekolah-sekolah terpencil dapat segera terpenuhi untuk memberikan kontribusi positif dalam pelayanan kesehatan di masyarakat setempat,” pungkasnya.

[ADV/DISDIKBUD/TSN]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *