Dok.Mantan Gubernur Kaltim Isran Noor Hadir di tengah masyarakat Kaltim. (Syahrul/MEDIAKATA)
MEDIAKATA.COM, SAMARINDA – Mantan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor menggelar agenda Isran Noor Mengundang dan Menghibur sebagai ajang bersilaturahmi sekaligus mengingatkan potensi kekayaan Provinsi kepada seluruh lapisan masyarakat Kaltim, yang dihelat di Plenary Hall Sempaja, Samarinda pada Sabtu (3/2/2024) hari ini.
Agenda bertemakan Isran Noor Mengundang dan Menghibur itu turut dihadiri oleh ratusan masyarakat dan berlangsung dengan sangat meriah. Dengan suguhan hadiah doorprize serta penampilan musik yang menarik, acara tersebut sukses mendapat antusias warga Kaltim.
Selain itu, beberapa pejabat dan calon legislatif turut hadir pula memeriahkan agenda hiburan tersebut, diantaranya seperti Bupati PPU Hamdam Pongrewa, dan Nanang Sulaiman, Rizal Effendi sebagai Caleg DPR RI.
Dalam penyampaiannya, Isran mengungkapkan, kehadiran IKN Nusantara di Kaltim merupakan sebuah prestasi besar yang patut dibanggakan. Pasalnya, hal tersebut dapat dinilai sebagai pengakuan bahwa Bumi Etam memiliki sejumlah potensi kekayaan alam yang tergolong banyak.
“Kaltim sudah banyak jasa rakyatnya kepada bangsa dan negara. Kaltim sejak kita merdeka penghasil minyak gas minyak terbesar di Republik ini,” ungkapnya Isran.
Tak hanya itu, sebagai penghasil batu bara, ia membeberkan Kaltim memiliki peran besar dalam memenuhi kebutuhan minyak fosil di seluruh wilayah Indonesia.
“60 persen batubara Indonesia itu berasal dari Kaltim,”katanya.
Dengan berbagai potensi yang dimiliki Kaltim, Mantan Gubernur itu menjelaskan, keberadaan IKN Nusantara di Benua Etam tidak perlu dipersoalkan. Menurutnya, peran masyarakat dalam memperjuangkan pembangunannya sangat dibutuhkan agar berkelanjutan.
“Paling utama itu berkorban apapun, yang penting ibukota negara itu harus berlajut. Kenapa, karena itu adalah sebuah kebanggaan sebuah kehormatan bagi masyarakat Kaltim,” tegasnya.
Ia menuturkan, Undang-Undang IKN telah didukung oleh 93 persen masyarakat di Indonesia yang direpresentasikan oleh Anggota DPR RI, sehingga jika terdapat calon presiden yang tak mendukung IKN, secara otomatis ia bukanlah bagian pilihan masyarakat yang menginginkan IKN hadir di Kaltim.
“Jadi kalau ada yang menolak, itu berarti mengkhianati kehendak masyarakat Indonesia,” tuturnya.
Ia pun bersyukur, tahapan Pemilu 2024 di Kaltim tergolong cukup kondusif, dan ia pun mengimbau untuk menjaga kondusifitas Pemilu sudah menjadi kewajiban dan tanggung jawan bersama.
“Kita bersyukur di Pemilu 2024 ini sangat kondusif, semua tenang-tenang, yang tidak tenang di WA aja, saya yakin Pemilu di Kaltim 2024 ini damai,” imbuhnya.
Diketahui, dalam rangkaian acara tersebut, selain menyapa dan bersilaturahmi kepada masyarakat Kaltim yang hadir, Isran Noor juga memberikan beberapa doorprize menarik untuk masyarakat yang hadir di gedung pertemuan tersebut.
[RUL/TSN]












