Abdul Samad Minta Pemkot Anggarkan Penanganan Banjir Rob Tahun Ini

Dok.Anggota Komisi III DPRD Bontang Abdul Samad saat diwawancarai awak media. (Nuraini/Mediakata.com)

MEDIAKATA.COM, Bontang- Permasalahan banjir rob di Jalan Pierre Tandean, Bontang Kuala (BK), kembali menjadi sorotan dewan. Pasalnya, hingga kini belum ada tindak lanjut pemerintah untuk menanggulangi permasalahan tersebut.

Anggota Komisi III DPRD Bontang Abdul Samad mengatakan, permasalahan banjir rob kian membuat masyarakat BK resah. Disaat air laut sedang pasang, jalan masuk kawasan itu tergenang air cukup tinggi, sehingga menyebabkan mobilitas warga terhambat. Apalagi kondisi trotoar yang bisa dilewati masyarakat saat banjir rob terjadi juga sudah banyak mengalami kerusakan.

Oleh sebab itu, ia meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang segera menganggarkan dana untuk melakukan penanggulangan masalah tersebut.

“Kami minta, pada anggaran perubahan ini, pemerintah menganggarkan untuk upaya penanggulangan banjir rob disana,” ujarnya saat menyampaikan interupsi, pada rapa Paripurna ke-16 Masa Sidang III DPRD Kota Bontang tentang Pengambilan Keputusan Terhadap Raperda Perubahan APBD Kota Bontang Tahun 2024. Kamis, (8/8/2024)

Ia mendesak, anggaran perbaikan sudah harus dilakukan tahun 2024, agar pada tahun 2025 rencana tersebut bisa segera dijalankan.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bontang Much Cholis Edy Prabowo menyampaikan, mengingatk jalan tersebut merupakan jalan nasional, maka kewenangan perbaikan ada di pusat. Ia juga telah berkoordinasi dengan pihak Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Perwakilan Kalimantan Timur (Katim).

Hasilnya, telah diputuskan bahwa perbaikan jalan di BK masuk kedalam proyek prioritas BBPJN tahun 2025. Di mana, rencana penanganan banjir rob di BK diusulkan tiga skema. Yakni, antara menggunakan struktur pile atau yang sering disebut jembatan layang, lalu pile embakmeny yang ditambahkan dengan timbunan tanah.

Baca Juga :  Ketua DPRD Apresiasi Atles Pencak Silat Bontang Raih Medali Emas Di Asean University Games 2024

“Kemudian usulan lainnya itu, skema pile embakment ditambah mortar foam,” tutupnya.

 

Adv/NR/43

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *