MEDIAKATA.COM, SAMARINDA – Komisi IV DPRD Kota Samarinda menilai perbedaan data yang dimiliki sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) berpotensi menghambat efektivitas program penanganan stunting dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, pemerintah kota didorong untuk membangun sistem data terpadu agar setiap kebijakan disusun berdasarkan informasi yang sama.
Perhatian tersebut muncul setelah dewan menemukan adanya perbedaan data antara Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Dinas Sosial, serta Dinas Kesehatan. Ketidaksesuaian informasi tidak hanya menyangkut angka stunting, tetapi juga jumlah Posyandu yang aktif di berbagai wilayah Samarinda.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, mengatakan bahwa kualitas data menjadi dasar utama dalam menentukan arah kebijakan. Menurutnya, ketidakakuratan informasi dapat menyebabkan perencanaan program hingga pengalokasian anggaran tidak berjalan secara optimal.
Ia mencontohkan perbedaan pencatatan jumlah Posyandu di masing-masing instansi. Selisih data tersebut dinilai perlu segera dijelaskan agar pemerintah memiliki acuan yang jelas dalam meningkatkan layanan bagi ibu hamil, balita, dan kelompok rentan lainnya.
Sri Puji mengingatkan bahwa anggaran yang dialokasikan melalui APBD harus didukung data yang valid. Jika setiap OPD menggunakan basis data berbeda, maka risiko salah sasaran dalam pelaksanaan program penurunan stunting maupun perlindungan keluarga rentan akan semakin besar.
Untuk itu, Komisi IV meminta Pemerintah Kota Samarinda memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah dan menetapkan satu basis data sebagai rujukan bersama. Dengan langkah tersebut, seluruh program strategis diharapkan dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Menurutnya, penyatuan data bukan hanya akan meningkatkan kualitas perencanaan, tetapi juga memperkuat pengawasan terhadap penggunaan anggaran daerah sehingga setiap kebijakan benar-benar berorientasi pada kebutuhan warga.
(Adv/DPRD Kota Samarinda)













