Komisi II DPRD Samarinda Dorong Evaluasi Menyeluruh Revitalisasi Pasar

MEDIAKATA.COM, SAMARINDA – Komisi II DPRD Kota Samarinda meminta Pemerintah Kota melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan program revitalisasi pasar tradisional. Langkah tersebut dinilai penting agar anggaran yang telah digunakan benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan para pedagang.

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, mengungkapkan hingga saat ini pihaknya belum menerima penjelasan rinci mengenai rencana pemanfaatan bangunan lama Pasar Sungai Dama. Di waktu yang sama, pemerintah juga dikabarkan sedang mempersiapkan revitalisasi Pasar Segiri.

Menurutnya, rencana tersebut tidak boleh dijalankan terburu-buru. Pemerintah perlu menjadikan pengalaman dari sejumlah pasar yang telah direvitalisasi sebagai bahan evaluasi sehingga permasalahan yang pernah muncul tidak kembali terjadi.

“Kami mendengar ada rencana revitalisasi Pasar Segiri. Namun sebelum dilaksanakan, kondisi pasar-pasar yang sudah direvitalisasi harus dievaluasi terlebih dahulu karena masih terdapat sejumlah persoalan,” ujar Iswandi, Senin (24/6/2026).

Ia mencontohkan kondisi Pasar Pagi yang meski telah selesai direvitalisasi masih menghadapi kendala dalam pemanfaatan kios. Sejumlah lapak yang telah dialokasikan belum ditempati pemiliknya, sementara masih banyak pedagang lain yang membutuhkan tempat usaha.

Atas kondisi tersebut, Komisi II meminta pemerintah segera melakukan pendataan terhadap kios yang tidak dimanfaatkan. Lapak yang dibiarkan kosong dalam waktu lama dinilai lebih baik dialihkan kepada pedagang yang benar-benar siap menjalankan usahanya.

“Apabila hingga Agustus kios yang telah dibagikan tetap tidak digunakan, sebaiknya ditarik kembali dan diberikan kepada pedagang yang membutuhkan. Pasar harus berfungsi sebagai penggerak ekonomi masyarakat, bukan menjadi aset yang dibiarkan menganggur,” tegasnya.

Komisi II berharap setiap kebijakan revitalisasi pasar ke depan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga disertai sistem pengelolaan yang efektif sehingga seluruh fasilitas yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para pedagang.

Baca Juga :  Novi Marinda Putri Gelar Sosraperda Perlindungan Dan Pendistribusian Produk UMKM Di Lok Bahu Samarinda

(Adv/DPRD Kota Samarinda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *