Scroll untuk baca artikel
AdvertorialDaerahDisdikbud Kaltim

BP3KM DPK Kaltim Paparkan 4 Fokus Program Utama Yang Diprioritaskan.

107
×

BP3KM DPK Kaltim Paparkan 4 Fokus Program Utama Yang Diprioritaskan.

Sebarkan artikel ini
Ket: Kepala Bidang(Kabid) Pengembangan Perpustakaan Kegemaran Membaca(BP3KM) DPK Kaltim,Taufik.(Syahrul/MEDIAKATA).

MEDIAKATA.COM, SAMARINDA – Dinas Perpustakaan dan Kerasipan (DPK) Katim, punya peran terhadap pembangunan kualitas membaca. Bagi seluruh masyarakat di daerah berjulukan Benua Etam ini. Hal tersebut selaras dengan Visi-Misi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim. Dalam membangun kualitas SDM yang lebih baik.

Seperti yang diungkapkan Kabid Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca (BP3KM), Taufik saat ditemui media ini, Rabu (4/10/2023) siang.

Ia menjelaskan, tak hanya meningkatkan minat membaca. DPK juga memiliki tujuan mulia dengan menghimpun tiap judul buku yang dimiliki secara terstruktur dan baik.

“Masyarakat akan tersadarkan betapa pentingnya ilmu pengetahuan itu,” jelas Taufik.

“Program prioritas DPK Kaltim kaitannya dengan visi dan misi kaltim itu kita hubungkan dengan salah satu misi pembangunan prerogatif. Yaitu pengembangan SDM,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ia menuturkan terdapat 4 fokus yang sekiranya menjadi tujuan yang akan dicapai oleh DPK Kaltim. Hal inilah agar membuat peran perpustakaan terlihat oleh publik.

“Terlebih juga kita menuangkan dalam program prioritas kita. Seperti meningkatan minat dan budaya baca masyarakat, Penyelenggaran dan pemberdayaan perpustakaan diberbagai lini, meningkatkan dan pemerataan pelayanan perpustakaan ke masyarakat, dan mewujudkan pengelolaan arsip-arsip lama,” urai Taufik.

Kendati demikian, program tersebut tidak bisa diwujudkan. Jika semua bidang dan dukungan masyarakat tak dapat berjalan secara sinergitas. Tentu ini sangat diperlukan, sebagai penopang keberhasilan program yang dinisiasi DPK Kaltim.

“Peran seluruh pihak diharapkan dapat dimulai bersinergi untuk mewujudkan masyarakat cerdas melalui program literasi,” pungkasnya.

[ADV/RUL/TSN]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *