Disdikbud Kaltim Gelar Workshop Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan

Ket: Suasana Workshop Penanganan Kekerasan Anak.(Syahrul/MediaKATA)

MEDIAKATA.COM, SAMARINDA – Melalui Bidang Pembinaan SMK di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim menggelar workshop terkait dengan penanganan kekerasan di satuan pendidikan.

Kepala Disdikbud Kaltim, Muhammad Kurniawan mengatakan, workshop tersebut sangat penting untuk digelar.

“Saat ini, tingkat angka-angka kekerasan itu sangat tinggi di satuan pendidikan. Rata-rata, untuk kekerasan seksual 36,2 persen.

Kekerasan fisik 26 persen. Ini data dari hasil asesmen nasional,” kata Kurniawan ditemu media ini, Senin (13/11/2023) siang.

Dengan begitu, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sudah membuat Permendikbud Nomor 46/2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan.

“Ini sudah masuk ke implementasi Kurikulum Merdeka Episode 25. Oleh sebab itu, kami ingin in-line dan kami panggil wakil kepala sekolah bidang kesiswaan yang ada di Kaltim. Ini berlaku untuk sekolah negeri dan swasta,” ungkap Kurniawan.

Melalui workshop, pihaknya memberikan pembekalan kepada pihak sekolah terkait penanganan kekerasan di lingkungan sekolah. Dalam hal ini, pihaknya juga berkomitmen agar angka kekerasan di sekolah bisa menurun.

“Kami tidak mau Kaltim mempunyai angka kekerasan yang signifikan di sekolah. Mudah-mudahan, wakil kepala sekolah yang hadir ini bisa memperluas informasi ke guru BK atau siapapun tentang cara-cara penanganan kekerasan,” lanjutnya.

Kurniawan menyadari, kekerasan di lingkungan satuan pendidikan belakangan ini semakin marak. Hal ini turut membuat khawatir banyak orangtua.

[ADV/DISDIKBUD/TSN]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *