Ket: Salah satu eskul yang dimiliki SMA 1 Loajanan, yakni bola voly. (Ist)
MEDIAKATA.COM, SAMARINDA – Sekolah yang menyediakan unit kegiatan siswa (ekstrakurikuler) memainkan peran sentral dalam pembentukan karakter, pengembangan keterampilan, dan penyaluran bakat siswa.
Eskul di sekolah bukan hanya sekadar tambahan waktu di luar jam pelajaran, tetapi merupakan bagian integral dari pengalaman pendidikan siswa.
Dalam konteks pendidikan modern, eskul juga berperan sebagai pelengkap kurikulum formal, membantu siswa mengembangkan kecerdasan emosional, sosial, dan kreativitas.
Oleh sebab itu, SMA 1 Loajanan memiliki berbagai unit pengembangan bakat siswa melalui beragam kegiatan eskul yang mereka tawarkan. Sebagai unit kegiatan siswa, eskul di sekolah ini menjadi wadah bagi siswa untuk menyalurkan bakat dan minatnya dalam berbagai bidang.
Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Kesiswaan, Didik mengatakan, terdapat sejumlah kegiatan yang meliputi voli, seni, futsal, bola, tenis meja, bulutangkis, dan olahraga tradisional. Uniknya, kegiatan ini tidak hanya terpaku pada jadwal sekolah, melainkan juga melibatkan latihan di luar jam belajar rutin.
“Kami percaya latihan di luar sekolah dapat meningkatkan daya saing anak-anak,” kata Didik, belum lama ini.
Demi pengembangan potensi siswa, lanjut Didik, pihaknya telah melakukan kerjasama dengan pihak ketiga dari desa untuk memanfaatkan tempat dan fasilitas yang tersedia.
“Meski kami ada fasilitas lapangan basket, futsal, dan bola voli, kami juga menggunakan lapangan bulu tangkis yang ada di Puskesmas untuk digunakan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Didik mengungkapkan, Eskul ini memiliki sejumlah pelatih yang ahli di bidangnya masing-masing yang akan mengawasi latihan siswa di dalam maupun di luar sekolah.
“Baru-baru ini, tim voli berhasil meraih posisi juara 2 pada perayaan ulang tahun Desa Purwajaya tingkat kecamatan,” ungkapnya.
Ia berharap, dengan banyaknya Eskul yang tersedia di sekolahnya, peserta didik dapat mengasah kemampuan serta keahlian mereka.
“Melalui Eskul ini, kami berharap dapat membentuk siswa menjadi pribadi yang lebih berdaya dan berkontribusi dalam berbagai aspek kehidupan,” pungkasnya.
[ADV/DISDIKBUD/TSN]













