MEDIAKATA.COM, SAMARINDA – Pemindahan tiga Sekolah Rakyat rintisan di Kota Samarinda ke kompleks pendidikan baru di Kecamatan Palaran dijadwalkan berlangsung pada akhir Juli 2026. Langkah tersebut dilakukan Pemerintah Kota melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.
Seluruh aktivitas belajar yang sebelumnya tersebar di beberapa lokasi akan dipusatkan dalam satu kawasan. Pemerintah menargetkan proses relokasi selesai sebelum tahun ajaran baru sehingga kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dapat dilaksanakan di gedung baru pada 31 Juli 2026.
Kepala Dinsos PM Kota Samarinda, Mochammad Arif Surochman, menjelaskan bahwa pembangunan gedung hampir rampung. Pekerjaan fisik ditangani oleh Satuan Kerja Kementerian Pekerjaan Umum, sedangkan pemerintah daerah memfokuskan diri pada penyiapan peserta didik dan tenaga pendamping.
Menurutnya, minat masyarakat terhadap program Sekolah Rakyat cukup tinggi. Hasil seleksi menunjukkan kuota sebanyak 270 peserta didik telah terpenuhi. Seluruh penerimaan dilakukan melalui proses verifikasi agar bantuan pendidikan gratis benar-benar diterima oleh keluarga yang memenuhi persyaratan.
Selain mempersiapkan operasional sekolah, Dinsos PM juga meminta orang tua untuk aktif berkoordinasi mengenai teknis keberangkatan, perlengkapan, dan pelaksanaan MPLS. Pemerintah berharap seluruh tahapan relokasi berjalan lancar sehingga peserta didik dapat beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru tanpa kendala.
Melalui pemusatan fasilitas pendidikan ini, pemerintah menargetkan terciptanya lingkungan belajar yang lebih layak, aman, dan nyaman. Program tersebut diharapkan mampu memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Samarinda.
(Adv/DPRD Kota Samarinda)













