Damayanti Beri Ruang Keterbukaan Informasi Terkait Pembahasan Tata Ruang Berkelanjutan Melalui PDD Ke IV

Teks Foto : Antusias masyarakat pada agenda PDD DPRD Pkaltim/Ist.

MEDIAKATA.COM, BALIKPAPAN – Komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan dan tata ruang yang berpihak pada masyarakat kembali ditunjukkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) melalui Sosialisasi Penguatan Demokrasi Daerah Ke IV bersama Ketua Fraksi PKB DPRD Provinsi Kaltim Ibu Damayanti, S.Pd di wilayah Kelurahan Balikpapan Baru, Kecamatan Balikpapan Selatan, Sabtu (9/5/2026).

Dalam sambutannya, Damayanti menegaskan pentingnya pemahaman menyeluruh masyarakat terhadap Tata ruang berkelanjutan untuk  masa depan pembangunan daerah yang menjadi orientasi program pemerintah di kaltim.

“Sosialisasi ini bukan hanya soal perencanaan saja, tapi juga arah pembangunan daerah ditentukan oleh Masyarakat yang mana harus tahu di mana posisi mereka, apa hak dan kewajibannya, serta bagaimana mereka bisa terlibat aktif dalam pembangunan,” ungkap Damayanti.

Dengan adanya sosialisasi, tambah politikus Partai PKB ini, masyarakat diharapkan tidak hanya menerima informasi, tetapi juga mampu memberikan kritik dan masukan yang membangun demi kemajuan pembangunan di Kaltim, utamanya Kota Balikpapan.

“Harapannya setiap pembangunan itu harus bener-bener belanjut, tapi juga tepat sasaran dan berkeadilan. Karena itu, masukan dari warga sangat penting. Ini bukan sekadar formalitas, tapi bagian dari demokrasi partisipatif,” sambungnya.

Menanggapi aspirasi warga, Damayanti menyambut baik antusiasme warga. Ia menegaskan bahwa DPRD Kaltim adalah wadah perjuangan aspirasi rakyat dan akan terus mendorong agar setiap regulasi berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

“Melalui kegiatan ini bahwa kami di DPRD akan terus mengawal Aspirasi warga, agar implementasinya tidak menyimpang dari tujuan awal yaitu kesejahteraan rakyat. Jika ada ketentuan yang dinilai memberatkan, kami terbuka untuk mengevaluasi bersama,” tandasnya.

Sebelum mengakhiri Damayanti mengatakan, sosialisasi ini menjadi contoh nyata bagaimana pembangunan yang berpihak pada rakyat hanya bisa terwujud melalui kolaborasi antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat.

“Saya juga ingin melihat langsung keterlibatan aktif warga, bicara soal tata ruang yang wajib memiliki proses berkelanjutan di Kalimantan Timur ke depan diharapkan tidak hanya terstruktur, tapi juga berkeadilan dan berkelanjutan” tutupnya.

(Adv/PDD/DPRD PKaltim)*

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *