AdvertorialDPRD Kota SamarindaSamarinda

BEM FKIP Unmul Kunjungi DPRD Samarinda, Beri Masukan Dan Berdiskusi Tentang Masalah Pendidikan Di Kota Samarinda

222
×

BEM FKIP Unmul Kunjungi DPRD Samarinda, Beri Masukan Dan Berdiskusi Tentang Masalah Pendidikan Di Kota Samarinda

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Damayanti terima kunjungan BEM FKIP Unmul. (Iswan/Media Kata)

MEDIAKATA.COM, SAMARINDA -Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mulawarman (Unmul), kunjungi dan bersilaturahmi dengan Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Damayanti, pada Rabu (24/5)2023) lalu.

Tujuan dari kunjungan dan silaturahmi tersebut ialah untuk bertukar informasi dan berdiskusi terkait permasalahan di Kota Samarinda, terkhusus pada bidang Pendidikan.

Ketua BEM FKIP Unmul, Muhammad Fajar Hidayat menyampaikan di moment Hari Kebangkitan Nasional, Ia menginginkan Pendidikan di Kota Samarinda juga bangkit.

Menurutnya, Kota Samarinda sebagai Ibu Kota Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) bukanlah Kota yang tertinggal, Akan tetapi kenyataannya masih ada sekolah-sekolah di pinggiran yang masih minim infrastruktur dan sarana dan prasarana (Sapras).

“Seperti sekolah yang ada di Daerah Mugirejo itu selain tidak memiliki pagar pembatas, ruang kelas juga sangat minim dan beberapa fasilitas seperti plafon juga sudah rusak,” ungkap Fajar

“Seharusnya dengan siswa 300an itu untuk Sekolah SD (Sekolah Dasar-red) ya minimal harus memiliki 6 kelas, tetapi ini hanya 5 kelas,” tambahnya.

Lalu, Fajar juga mengungkapkan ada Sekolah di Loa Kumbar, Kelurahan Loa Buah, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda. yang minim infrastruktur dan tenaga pengajar.

“Di sana masih sangat kurang perhatian dari Pemerintah, seperti Gedung Sekolah nya retak, lantainya masih beralaskan tanah, untuk Sapras nya masih sangat minim dan tenaga pengajar juga sangat kurang,” ujarnya.

Orang nomor satu di BEM FKIP Unmul ini pun berharap, agar Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terlebih dahulu memperhatikan dan memprioritaskan sekolah-sekolah yang ada di Pinggiran Kota, daripada membangun sekolah baru yang bertaraf Internasional.

“Sekolah Internasional itu bagus, apabila sekolah-sekolah yang ada sudah terpenuhi kebutuhannya, baik dari infrastrukturnya, tenaga pengajar atau pendidiknya. Sehingga tidak ada lagi yang namanya sekolah tertinggal di Kota Samarinda,” harapnya.

Baca Juga :  Disdikbud Kaltim Dukung Penerapan Lingkungan Sekolah Anti Bullying

Di sisi lain, Damayanti sebagai Anggota DPRD Samarinda, Menyambut baik dan berterima kasih atas kunjungan dan silaturahmi dari BEM FKIP Unmul ke Kantor DPRD Kota Samarinda.

“Saya berterimakasih kawan-kawan BEM FKIP sudah berkunjung dan bersilaturahmi dengan saya untuk bertukar informasi dan saling berdiskusi tentang Kota Samarinda,” ucap Damayanti.

Politisi PKB ini pun menegaskan pihaknya akan menampung dan memperjuangkan apa yang menjadi masukan Dari BEM FKIP Unmul, untuk Kesejahteraan Pendidikan.

“Tentunya semua masukan ini akan kami tampung dan kami perjuangkan, akan tetapi memang perlu bersabar karena juga memerlukan proses yang lumayan panjang.” pungkasnya. tandasnya. [ADV/ISN]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *