Disdikbud Kaltim Susun Strategi Baru Perihal Penghapusan Guru Honorer

Kepala Disdikbud Kaltim, Muhammad Kurniawan.(Dok)

MEDIAKATA.COM, SAMARINDA – Sesuai dengan instruksi Presiden RI, mengenai penghapusan guru honorer, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, akan segera menyusun startegi baru seraya dengan perubahan tersebut.

Kepala Disdikbud Kaltim, Muhammad Kurniawan mengungkapkan, pihaknya tengah menjalin kerja sama dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dalam rangka rekrutmen guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk tahun 2024 mendatang.

Kurniawan, menjelaskan bahwa langkah ini dilakukan guna mengurangi kesenjangan yang ada pada status honorer guru sebelumnya. Koordinasi ini diperlukan untuk memastikan pengisian posisi guru sesuai dengan kebutuhan formasi yang ada.

“Pemetaan kekurangan guru dan strategi terbaik untuk mengisi posisi tersebut dengan formasi yang tepat menjadi fokus kami,” ujarnya pada Selasa (28/11/2023).

Diketahui, saat ini terdapat 1.192 guru PPPK di Kaltim, dengan penambahan sebanyak 75 orang pada tahun 2023. Tahun depan, direncanakan 2.450 guru PPPK akan diusulkan lagi.

“Kami sangat berharap adanya peningkatan jumlah tenaga pengajar di Kaltim ke depannya,” imbuhya.

Disesi akhir, Kurniawan juga menegaskan, upaya ini akan disesuaikan dengan alokasi dana dan kemampuan yang dimiliki Pemerintah Provinsi Kaltim.

“Melalui langkah ini, kami berharap pertumbuhan jumlah tenaga pengajar di Kaltim dapat meningkat ke depannya,” harapnya.

[ADV/DISDIKBUD/MII/TSN]

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *