Bupati Kutim Hadiri Langsung Peresmian Program MBG Dan Menekankan Peningkatan Pengawasan BGN

Teks Foto : Bupati Kutim H. Ardiansyah meninjau langsung persipan teknis program MBG/ist.

MEDIAKATA.COM, KUTAI TIMUR – Program Makan Begizi Gratis (MBG) resmi di mulai di Kabupaten Kutai Timur, di tandai pemotongan pita oleh Bupati Ardiansyah Sulaiman di salah satu dapur yang di tetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) di jalan poros Kabo, Gang Mawar , Desa Swarga Bara, Sangatta Utara, Senin (15/09/2029) pagi.

Orang nomor satu di Kutim tersebut juga berkesempatan melihat secara langsung setiap proses pengolahan bahan makanan sampai dengan pengemasan yang menurutnya cukup  higienis, karena setiap pegawai yang bekerja di lengkapi dengan alat pengemasan berupa sarung tangan, masker serta pelindung kepala yang bertujuan  melindungi produk dari kontaminasi bakteri, virus, kotoran, maupun zat asing lainnya.

”Ini menjadi langkah awal kita untuk mlaksanakan program ini (MBG) yang nantinya akan disusul di beberapa tempat, diantaranya Jalan Apt Pranoto, Dayung serta beberapa Kecamatan lainya,” ujarnya.

Menurut Bupati, program unggulan Presiden RI Prabowo Subianto ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang juga sudah di lakukan oleh berbagai negara lainya di dunia. Namun tidak sedikit negara yang gagal dalam melaksanakan program tersebut. Untuk itu, dirinya menekankan agar seluruh elemen masyarakat untuk terlibat secara langsung mensukseskan program MBG,

”Beberapa waktu lalu kita juga sudah melihat dan mendengar ada kasus (keracunan). Saya berharap para ahli gizi dan pengawas, benar-benar memastikan bahwa bisa bekerja dengan baik. Dan saya apresiasi persiapan kita sudah sangat matang,” ucap Bupati.

Dalam kesempatan itu, dirinya juga menegaskan bahwa, sesuai dengan arahan Presiden agar agar Satuap Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk turut serta melibatkan para pelaku ekonomi lokal (petani, peternak) untuk pemenuhan bahan baku program MBG.

Baca Juga :  Disdikbud Kutim Berhasil Tekan Angka Anak Tidak Sekolah hingga 4.000 Kasus

”Karena salah satu tujuan MBG ini untuk mengembangkan dan memberdayakan ekonomi lokal kita. Dan ini (MBG) menjadi langkah maju kita dan diharapkan mampu berjalan dengan baik,”pungkasnya

Sebelumnya, kepala SPPG Swarga Bara Tiara Rapiernia mengatakan, dapur Swarga Bara akan melayani sebanyak 2274 penerima manfaat dari 8 sekolah. Mulai dari jenjang pendidikan PAUD hingga Jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Sedangkan untuk menu makan akan berganti setiap harinya yang sesuai dengan angka kecukupan gizi yang sudah di tentukan.

”Melalui dapur ini kita ingin pastikan setiap makanan yang keluar tidak hanya mengenyangkan tapi juga menyehatkan. Launching ini hanyalah awal masih banyak langkah kedepan yang harus  kita tempuh. Namun dengan kebersamaan segala tantangan akan bisa kita hadapi,”ucap Tiara.

Hadir pada kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mulyono, Camat Sangatta Utara Hasdiah, Forkopimda, Kepala Desa Swarga Bara, Wahyuddin Usman serta undangan lainya.

(Adv/Diskominfokutim/Am)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *